Siapa Mengajari Tuhan?

Yesaya 40:14

Penghiburan dan Kebesaran Tuhan

Kepada siapakah Dia meminta nasihat dan siapakah yang dapat memberi-Nya pengertian? Siapakah yang mengajari-Nya jalan keadilan dan mengajari-Nya pengetahuan, serta menunjukkan kepada-Nya jalan pengertian?

Yesaya 40:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 40:14?

Ayat ini melanjutkan pertanyaan retoris tentang kemahakuasaan Allah. Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi penasihat atau guru bagi Allah. Ia tidak membutuhkan instruksi dari manusia mengenai keadilan atau pengetahuan. Allah adalah sumber segala hikmat dan kebenaran.

Latar belakang

Allah Pengetahuan Mutlak

Yesaya melanjutkan pertanyaan retoris, menekankan bahwa tidak ada yang bisa menjadi penasihat Allah. Dia tidak perlu diajari tentang keadilan atau pengetahuan. Ini membedakan Allah dari dewa-dewi yang digambarkan tidak tahu segala sesuatu.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan kenabian

Kapan

~700 SM

Perjanjian Lama - Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya (~740 SM)
Pembuangan Babel (~586 SM)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar abad ke-8 SM, aktif di Yehuda

O

Kepada

Orang Yehuda

Bangsa yang menghadapi pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֵצָה

etsah · nasihat

rencana atau strategi yang diberikan

בִּינָה

binah · pengertian

kemampuan membedakan antara benar dan salah

דֶּרֶךְ

derekh · jalan

cara hidup atau tindakan

Allah memiliki hikmat dan pengertian yang sempurna, tidak perlu belajar dari siapa pun, dan jalan-Nya selalu benar.

Tahukah kamu

Jalan Keadilan

Frasa 'jalan keadilan' dalam bahasa Ibrani bisa merujuk pada cara Allah memerintah dengan adil, bukan sekadar konsep abstrak. Ini menunjukkan bahwa keadilan Allah itu praktis dan nyata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 40:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 40:14

✕  Sering dikira

Mengira bahwa Allah tidak mau mendengar doa kita untuk meminta hikmat.

✓  Yang sebenarnya

Ini justru menegaskan bahwa kita bisa percaya pada kebijaksanaan Allah yang sempurna tanpa meragukan.

✕  Sering dikira

Menganggap manusia tidak bisa memiliki pengetahuan atau keadilan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini tentang Allah, bukan merendahkan kemampuan manusia, meskipun manusia terbatas.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 40:14

Ketika kita merasa bingung dan mencari arahan, ingatlah bahwa Allah tidak perlu kita ajari. Ia sudah tahu segalanya. Kita bisa datang kepada-Nya dengan kerendahan hati, memohon hikmat-Nya, bukan memberikan saran kepada-Nya.

Tuhan, aku datang kepada-Mu bukan untuk mengajari-Mu, tetapi untuk meminta hikmat-Mu. Bukalah mataku terhadap kebenaran-Mu. Amin.