Mencari Gambaran yang Sejajar dengan Allah

Yesaya 40:18

Hiburan bagi Umat Allah

Jika demikian, dengan siapakah kamu akan menyamakan Allah? Atau, kesamaan apa yang akan kamu bandingkan dengan Dia?

Yesaya 40:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 40:18?

Ayat ini mengajukan pertanyaan retoris: kepada siapa kita bisa menyamakan Allah? Pertanyaan ini menantang kita untuk tidak membuat gambaran atau patung yang mewakili Allah, karena tidak ada yang bisa menyerupai Dia. Pertanyaan ini menekankan ketiadaan bandingan bagi Allah dan kesia-siaan penyembahan berhala.

Latar belakang

Tidak Ada yang Sebanding

Yesaya mengajukan pertanyaan retoris yang menyindir: dengan siapakah manusia berani menyamakan Allah? Ini mengarah pada kritik terhadap penyembahan berhala yang umum pada zaman itu, yang menganggap patung kayu atau logam bisa mewakili ilahi.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota yang hancur

Kapan

~700 SM

Perjanjian Lama

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi tua, ~700 SM, berani dan penuh harapan

O

Kepada

Orang Israel

Umat yang berada di pembuangan Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָרַךְ

arakh · samakan

Mengatur, membandingkan, atau menyejajarkan

אֵל

El · Allah

Allah Yang Mahakuasa

דָּמָה

damah · bandingkan

Menyamakan atau membuat seperti

Kata 'arakh' dan 'damah' menunjukkan usaha manusia untuk menempatkan Allah dalam kategori yang bisa dimengerti; tetapi Allah melampaui semua perbandingan. Kita tidak bisa menciptakan Allah menurut gambaran kita.

Tahukah kamu

Retoris

Pertanyaan retoris dalam puisi Ibrani bertujuan membuat pendengar berpikir, bukan sekadar bertanya; ini cara yang kuat untuk menegaskan kebenaran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 40:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 40:18

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini melarang semua bentuk seni atau penggambaran Allah.

✓  Yang sebenarnya

Larangan di sini adalah menyamakan Allah dengan berhala, bukan melarang seni. Allah tidak bisa direpresentasikan oleh buatan manusia.

✕  Sering dikira

Mengira kita tidak bisa mengenal Allah sama sekali karena Dia terlalu besar.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru mendorong kita untuk mengenal Allah yang sudah menyatakan diri melalui firman-Nya, bukan melalui patung.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 40:18

Kita mungkin tidak membuat patung fisik, tapi kita bisa membuat 'berhala' dalam hidup kita, seperti uang, kesuksesan, atau hubungan. Ayat ini mengingatkan untuk tidak menempatkan apa pun di posisi Allah, karena tidak ada yang setara dengan-Nya.

Bapa, ampunilah aku jika aku pernah menjadikan sesuatu atau seseorang lebih penting daripada Engkau. Jadikanlah Engkau pusat hidupku. Amin.