Firman TUHAN kepada Yeremia
Yeremia 7:1-20
Khotbah Yeremia
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pembukaan pesan ilahi
Ayat ini membuka pasal dengan pernyataan bahwa TUHAN menyampaikan firman kepada Yeremia. Ini menegaskan otoritas pesan yang akan disampaikan.
Di mana
Yerusalem
Konteks penulisan kitab, mungkin di rumah atau tempat nabi menulis
Kapan
~600 SM
Zaman para nabi
Yang berbicara
Penulis kitab Yeremia
Narator yang mencatat perkataan nabi
Kepada
Pembaca kitab Yeremia
Siapa pun yang membaca firman ini
Arti tiap ayat
Penjelasan Yeremia 7:1-20 Ayat per Ayat
Yeremia 7:1
Ayat ini memperkenalkan firman Tuhan yang datang kepada Nabi Yeremia. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berkomunikasi secara langsung dengan nabi-Nya untuk menyampaikan pesan penting kepada umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:2
Tuhan menyuruh Yeremia berdiri di pintu gerbang rumah Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada orang Yehuda yang datang beribadah. Ini menekankan bahwa ibadah tanpa perubahan hidup tidak cukup.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:3
Tuhan meminta umat-Nya untuk memperbaiki jalan dan perbuatan mereka. Jika mereka berbalik dari kejahatan, Ia akan mengizinkan mereka tetap tinggal di negeri itu. Ini menekankan pentingnya pertobatan yang nyata.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:4
Tuhan memperingatkan agar tidak mempercayai perkataan palsu yang berkata bahwa bait suci saja cukup untuk menyelamatkan mereka. Kehadiran mereka di bait suci tidak berarti Tuhan memberkati jika mereka hidup dalam dosa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:5
Tuhan mengajarkan cara memperbaiki jalan: dengan benar-benar melakukan keadilan terhadap sesama, termasuk berlaku adil dalam hubungan interpersonal. Ini menunjukkan bahwa pertobatan bersifat sosial.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:6
Tuhan menekankan pentingnya tidak menindas orang asing, anak yatim, dan janda. Ini adalah kelompok yang rentan pada zaman itu. Tuhan juga menentang pembunuhan dan penyembahan berhala. Ketaatan ini membawa berkat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:7
Ayat ini menegaskan bahwa Allah berjanji membiarkan umat tinggal di tanah itu jika mereka memperbaiki hidup dan perbuatan mereka. Ini adalah syarat yang jelas: tinggal di hadapan Allah memerlukan pertobatan yang nyata,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:8
Tuhan menegaskan bahwa bangsa itu percaya pada kata-kata yang menipu dan tidak berguna. Kata-kata itu mungkin berupa keyakinan bahwa kehadiran bait suci menjamin keselamatan, padahal mereka tidak hidup dalam ketaatan.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:9
Tuhan menyindir: apakah kamu berani melakukan semua dosa ini—mencuri, membunuh, berzina, bersumpah palsu, menyembah Baal—lalu datang ke rumah-Nya? Ini menunjukkan kemunafikan ibadah yang dilakukan tanpa pertobatan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:10
Ayat ini menggambarkan orang datang ke rumah Tuhan, berkata 'kami diselamatkan', tapi masih melakukan kekejian. Ini adalah kritik keras: pengakuan verbal tanpa perubahan hidup adalah sia-sia dan penghinaan bagi Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:11
Allah bertanya apakah rumah-Nya dianggap sebagai sarang penyamun oleh mereka. Ini menggunakan gambaran tempat persembunyian para perampok setelah berbuat jahat. Allah melihat semua itu dan tidak akan dibiarkan tanpa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:12
Allah mengingatkan tentang Silo, tempat kemah suci dahulu, yang dihancurkan karena kejahatan Israel. Ini adalah peringatan bahwa Allah tidak terikat pada tempat atau bangunan; jika umat tidak taat, Dia akan membiarkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:13
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah telah berulang kali memanggil umat-Nya, tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Ini menggambarkan sikap keras kepala dan ketidaktaatan yang membuat Allah kecewa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:14
Allah akan menghancurkan Bait Suci yang menjadi andalan mereka, sama seperti Ia menghancurkan Silo yang dahulu. Ini mengingatkan bahwa kehadiran Allah tidak bisa dimanipulasi oleh bangunan atau ritual.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:15
Allah akan membuang bangsa Yehuda dari hadapan-Nya seperti Ia membuang kerajaan utara (Efraim). Ini adalah konsekuensi dari dosa yang terus-menerus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:16
Allah melarang Yeremia berdoa untuk bangsa yang keras kepala ini karena hukuman sudah pasti. Ini menunjukkan doa yang tidak sesuai dengan kehendak Allah dan hati yang sudah membatu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:17
Allah melihat segala kejahatan yang dilakukan di kota Yehuda dan Yerusalem. Penyembahan berhala dilakukan terang-terangan oleh seluruh keluarga, dari anak-anak sampai orang tua.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:18
Semua orang terlibat dalam penyembahan kepada Ratu Surga (dewi Asyera). Mereka mempersiapkan kue dan persembahan dengan antusias, yang justru membangkitkan murka Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:19
Ayat ini menegaskan bahwa dosa bukan terutama tentang membuat Tuhan marah, tetapi tentang menyakiti diri sendiri. Orang-orang lebih malu karena akibat perbuatan mereka sendiri daripada karena murka Tuhan. Tuhan tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yeremia 7:20
Allah menyatakan bahwa murka-Nya akan dicurahkan ke atas seluruh negeri, termasuk manusia, hewan, dan tanaman, karena dosa yang merajalela. Murka ini tidak akan padam karena terus-menerus dipicu oleh ketidaktaatan. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →