Persiapan kue berhala
Yeremia 7:18
Khotbah di Gerbang Bait Suci
“Anak-anak mengumpulkan kayu, bapak-bapak menyalakan api, dan para perempuan mengaduk adonan untuk membuat kue bagi Ratu Surga. Dan, mereka menuangkan persembahan curahan bagi ilah-ilah lain untuk membuat-Ku marah.”Yeremia 7:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Anak-anak memungut kayu bakar, bapa-bapa menyalakan api dan perempuan-perempuan meremas adonan untuk membuat penganan persembahan bagi ratu sorga, dan orang mempersembahkan korban curahan kepada allah lain dengan maksud menyakiti hati-Ku.”Yeremia 7:18 · TB
Terjemahan Baru
“Anak-anak mengumpulkan kayu bakar, orang laki-laki menyalakan api, dan orang perempuan mencampur adonan untuk membuat kue bagi dewi yang mereka namakan Ratu Surga. Dan untuk menyakiti hati-Ku mereka juga mempersembahkan air anggur kepada ilah-ilah lain.”Yeremia 7:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The children gather wood, and the fathers kindle the fire, and the women knead their dough, to make cakes to the queen of heaven, and to pour out drink offerings unto other gods, that they may provoke me to anger.”Yeremia 7:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 7:18?
Semua orang terlibat dalam penyembahan kepada Ratu Surga (dewi Asyera). Mereka mempersiapkan kue dan persembahan dengan antusias, yang justru membangkitkan murka Allah.
Latar belakang
Kue untuk Ratu Surga
Para perempuan membuat kue untuk mempersembahkan kepada Ratu Surga, dewi kafir. Mereka juga menuangkan persembahan curahan kepada ilah-ilah lain, semuanya untuk membangkitkan murka Tuhan. Ini menunjukkan keberpalingan total dari Allah Israel.
Di mana
Yerusalem
Di halaman rumah, saat pembuatan kue
Kapan
~600 SM
Periode kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang dipanggil Tuhan, ~40 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְלֶכֶת
meleket · Ratu
ratu, dewi yang disembah
בָּעַר
ba'ar · menyalakan
menyalakan api, membakar
לִישָׁה
lishah · membuat
menguleni adonan, menyiapkan kue
Kata 'Ratu' menekankan status dewi ini, 'menyalakan' menunjukkan aktivitas ritual yang membara, dan 'membuat' menunjukkan keterlibatan perempuan secara aktif. Ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi ibadah yang terencana.
Tahukah kamu
Kue berhala bentuknya seperti bintang?
Kue yang dipersembahkan kepada Ratu Surga mungkin berbentuk bintang atau bulan, karena dewi tersebut sering dikaitkan dengan benda-benda langit.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 7:18
Yeremia 44:15-19
Respons keras kepala
“Kami tidak mau mendengarkan engkau, tetapi kami akan tetap melakukan segala perkataan yang telah kami ucapkan, yaitu membakar korban kepada ratu sorga.”
Hosea 2:13
Hukuman karena Baal
“Aku akan menghukum dia karena hari-hari ketika dia membakar korban untuk para Baal, ketika dia berdandan dengan anting-anting dan perhiasannya.”
Ulangan 4:19
Larangan sembah benda langit
“Jangan engkau mengangkat matamu ke langit, sehingga engkau melihat matahari, bulan, dan bintang, dan kemudian terbujuk untuk menyembahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 7:18
✕ Sering dikira
Pembuatan kue ini hanya bagian dari tradisi kuliner biasa.
✓ Yang sebenarnya
Kue ini secara khusus dibuat untuk persembahan kepada dewi, jadi ini tindakan penyembahan berhala.
✕ Sering dikira
Tuhan marah karena kue ini sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan marah karena kue ini ditujukan kepada dewi lain, bukan karena makanan itu sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 7:18
Kita mungkin tidak menyembah berhala kuno, tapi bisa saja 'ratu surga' kita adalah uang, popularitas, atau hobi yang menggeser Allah. Periksa kembali apa yang paling kita sembah dalam hidup ini.
Ampuni aku bila aku lebih setia pada hal-hal lain daripada kepada-Mu. Tolong aku untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati. Amin.