Firman TUHAN kepada Yeremia

Yeremia 7:1

Peringatan di Pintu Gerbang Bait Allah

PerikopKhotbah Yeremia · Yeremia 7:1-20 →
“Firman yang datang kepada Yeremia dari TUHAN, katanya,”

Yeremia 7:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 7:1?

Ayat ini memperkenalkan firman Tuhan yang datang kepada Nabi Yeremia. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berkomunikasi secara langsung dengan nabi-Nya untuk menyampaikan pesan penting kepada umat-Nya.

Latar belakang

Pembukaan pesan ilahi

Ayat ini membuka pasal dengan pernyataan bahwa TUHAN menyampaikan firman kepada Yeremia. Ini menegaskan otoritas pesan yang akan disampaikan.

Di mana

Yerusalem

Konteks penulisan kitab, mungkin di rumah atau tempat nabi menulis

Kapan

~600 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan raja Yosia
Penghancuran Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Yeremia

Narator yang mencatat perkataan nabi

P

Kepada

Pembaca kitab Yeremia

Siapa pun yang membaca firman ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבָר

dabar · firman

perkataan atau pesan yang diucapkan

הָיָה

hayah · datang

menjadi atau terjadi

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel, sering diterjemahkan 'TUHAN'

Kombinasi 'dabar' dan 'hayah' menunjukkan bahwa firman TUHAN bukan sekadar informasi, tetapi suatu peristiwa yang mewujud nyata dalam kehidupan nabi.

Tahukah kamu

Nama Yeremia

Yeremia berarti 'TUHAN meninggikan' atau 'TUHAN melepaskan', mencerminkan perannya sebagai nabi yang diangkat Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 7:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 7:1

✕  Sering dikira

Menganggap 'firman' sebagai teks tertulis saja

✓  Yang sebenarnya

Firman adalah pesan hidup yang disampaikan secara lisan kepada nabi

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini tidak penting karena hanya pembukaan

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh pesan berikut berasal dari Allah

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 7:1

Tuhan masih berbicara kepada kita melalui firman-Nya. Luangkan waktu untuk mendengarkan-Nya dalam doa dan pembacaan Alkitab agar kita peka terhadap kehendak-Nya.

Tuhan, bukalah hatiku untuk mendengarkan suara-Mu dan berilah aku kerendahan hati untuk menerima firman-Mu. Amin.