Bait Allah menjadi sarang perampok
Yeremia 7:11
Khotbah di Pintu Gerbang Bait Allah
“Apakah rumah ini, yang disebut dengan nama-Ku, telah menjadi sarang para perampok di matamu? Ketahuilah, Aku sendiri telah melihatnya,” firman TUHAN.”Yeremia 7:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sudahkah menjadi sarang penyamun di matamu rumah yang atasnya nama-Ku Yeremia 7.12–15 37 diserukan ini? Kalau Aku, Aku sendiri melihat semuanya, demikianlah firman TUHAN.”Yeremia 7:11 · TB
Terjemahan Baru
“Apakah kamu menganggap Rumah-Ku ini sarang perampok? Semua perbuatanmu sudah Kulihat.”Yeremia 7:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Is this house, which is called by my name, become a den of robbers in your eyes? Behold, even I have seen it, saith the LORD.”Yeremia 7:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 7:11?
Allah bertanya apakah rumah-Nya dianggap sebagai sarang penyamun oleh mereka. Ini menggunakan gambaran tempat persembunyian para perampok setelah berbuat jahat. Allah melihat semua itu dan tidak akan dibiarkan tanpa tindakan.
Latar belakang
Tuhan menantang penyalahgunaan rumah-Nya
Tuhan bertanya apakah Bait Allah yang disebut dengan nama-Nya telah menjadi 'sarang perampok' di mata mereka. Singgungan ini mengingatkan bahwa para perampok sering bersembunyi di gua-gua, tetapi Bait Allah seharusnya menjadi rumah doa, bukan tempat berlindung setelah berbuat jahat.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Allah, di depan pintu gerbang
Kapan
~609 SM
Zaman para nabi
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang beribadah di Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּיִת
bayit · rumah
Rumah, bait, tempat tinggal
קָרָא
qara · disebut
Memanggil, memberi nama, memproklamirkan
מְעָרָה
me'arah · sarang
Gua, sarang, tempat perlindungan
Bayit (rumah) dan qara (disebut) menegaskan bahwa Bait Allah adalah milik Tuhan secara resmi. Namun, dengan menjadikannya me'arah (sarang) bagi perampok, mereka telah mengubah fungsi kekudusan menjadi tempat persembunyian dosa. Ini kritik keras terhadap keberagamaan yang kelihatan saleh tapi sebenarnya busuk.
Tahukah kamu
Kiasan sarang perampok
Frasa 'sarang perampok' mirip dengan 'sarang penyamun' yang dipakai Yesus ketika mengusir pedagang dari Bait Allah (Markus 11:17). Ini menunjukkan bahwa praktik korupsi dan ketidakadilan sudah mengakar di tempat suci.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 7:11
Markus 11:17
Yesus mengutip ini
“Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa, tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
Yesaya 56:7
Konteks asli
“Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”
Yeremia 7:14
Akibat dari dosa
“Aku akan melakukan terhadap rumah ini... seperti yang Kulakukan terhadap Silo.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 7:11
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan menolak ibadah di Bait Allah sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menolak ibadah yang dilakukan tanpa pertobatan, bukan menolak Bait Allah sebagai tempat ibadah.
✕ Sering dikira
Mengira 'sarang perampok' hanya merujuk pada pencurian fisik.
✓ Yang sebenarnya
Perampokan di sini melambangkan semua bentuk penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan umat, lalu mereka merasa aman di Bait Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 7:11
Jangan menjadikan tempat ibadah sebagai tempat lari dari konsekuensi dosa. Allah melihat segala perbuatan kita. Gunakan gereja sebagai tempat pertobatan, bukan persembunyian.
Tuhan, ampuni jika aku pernah menjadikan rumah-Mu sebagai tempat berlindung dari rasa bersalah tanpa mau bertobat. Tolong aku untuk sungguh-sungguh berbalik. Amin.