Kota yang kesepian
Ratapan 1:1-22
Yerusalem Menangis atas Kebinasaannya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Kota yang sunyi
Yerusalem, yang dulu ramai dan hebat, sekarang hancur dan kosong. Penulis menggambarkan kota itu seperti janda yang kehilangan segalanya, dan seperti budak yang dipermalukan.
Di mana
Yerusalem
Reruntuhan kota, kemungkinan dekat tembok yang roboh
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan (tradisi Yeremia)
Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem
Kepada
Bangsa Yehuda
Orang-orang yang selamat dan hidup dalam pembuangan
Arti tiap ayat
Penjelasan Ratapan 1:1-22 Ayat per Ayat
Ratapan 1:1
Ayat ini melukiskan Yerusalem yang dahulu ramai dan besar kini sepi dan menjadi seperti janda, kehilangan kebesaran dan menjadi budak. Ini adalah kiasan untuk menggambarkan kehancuran total dan kehilangan status.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:2
Yerusalem menangis sendirian di malam hari, dan tidak ada satu pun dari kekasihnya—bangsa-bangsa yang dulu bersekutu—yang menghibur; mereka justru menjadi musuhnya. Ini menunjukkan pengkhianatan dan kesendirian yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:3
Yehuda dibuang karena penderitaan dan perbudakan yang berat, dan mereka tidak mendapat tempat istirahat di antara bangsa-bangsa; musuh mengejar mereka. Ini menjelaskan penyebab dan akibat pembuangan: dosa membawa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:4
Jalan-jalan Sion berkabung karena tidak ada perayaan, semua gerbang sepi, imam-imam berkeluh kesah, dan gadis-gadis bersedih. Ini menggambarkan betapa sunyi dan hilangnya sukacita ibadah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:5
Lawan-lawan Yerusalem menjadi pemimpin dan makmur, karena Tuhan membuatnya menderita akibat banyak pelanggaran; anak-anaknya ditawan. Ini menegaskan bahwa penderitaan adalah akibat dosa, tetapi dalam kedaulatan Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:6
Kemuliaan Sion telah hilang; para pemimpinnya seperti rusa yang lelah mencari makan dan melarikan diri tanpa kekuatan. Ini melukiskan kehancuran dan keputusasaan para pemimpin.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:7
Ayat ini menggambarkan Yerusalem yang teringat akan kemakmuran masa lalunya saat sekarang menderita dan diasingkan. Ketika jatuh ke tangan musuh tanpa penolong, musuh-musuhnya memandang dan menertawakan kehancurannya.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:8
Ayat ini menegaskan bahwa Yerusalem jatuh karena dosanya yang besar. Dosa membuatnya najis, dan mereka yang dulu menghormatinya kini merendahkannya karena melihat ketelanjangannya (kehinaannya). Yerusalem sendiri…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:9
Ayat ini menunjukkan bahwa Yerusalem menolak untuk memikirkan akhirnya atau konsekuensi dari dosanya. Kenajisannya melekat pada pakaiannya, dan kejatuhannya sangat dahsyat karena tidak ada yang menghibur. Di tengah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:10
Ayat ini menggambarkan musuh yang merampas semua harta benda Yerusalem, bahkan memasuki tempat kudus yang seharusnya tidak dimasuki orang asing. Ini menunjukkan kekalahan total dan penodaan tempat ibadah, yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:11
Ayat ini melukiskan penduduk Yerusalem yang meratap karena kelaparan; mereka menukar harta benda dengan makanan untuk bertahan hidup. Mereka memohon Tuhan untuk melihat dan memperhatikan penderitaan mereka, merasa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:12
Ayat ini adalah seruan Yerusalem kepada orang-orang yang lewat untuk melihat dan memperhatikan kesengsaraannya yang luar biasa, yang ditimpakan Tuhan pada hari kemarahan-Nya. Ini adalah ungkapan penderitaan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:13
Ayat ini menggambarkan penderitaan yang hebat dari orang yang berbicara, seolah-olah api dari surga membakar tulang-tulangnya dan jaring yang dipasang untuk menjerat kakinya. Ini adalah gambaran murka Tuhan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:14
Ayat ini memakai gambaran kuk (alat untuk membebani hewan) yang diikat erat oleh Tuhan sebagai konsekuensi dosa. Semua pelanggaran digabung menjadi satu beban yang diletakkan di leher, sehingga kekuatan manusia menjadi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:15
Tuhan digambarkan sebagai yang menolak orang-orang kuat dan memanggil musuh untuk menghancurkan pemuda-pemuda Yehuda. Ia menginjak-injak 'anak dara putri Yehuda' seperti buah anggur dalam pemerasan, melambangkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:16
Penulis menangis tanpa henti karena tidak ada penghibur yang menyegarkan jiwanya, dan anak-anaknya (penduduk) telah hancur karena musuh menang. Ini menunjukkan keputusasaan yang mendalam ketika sumber penghiburan hilang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:17
Sion (Yerusalem) mengulurkan tangan mencari pertolongan, tetapi tidak ada yang menghibur. Tuhan sendiri yang memerintahkan musuh untuk mengepung, sehingga Yerusalem menjadi najis di mata mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:18
Pengakuan jujur bahwa Tuhan itu benar dan adil dalam menghukum, karena Yehuda telah memberontak terhadap firman-Nya. Penulis mengundang semua bangsa untuk melihat penderitaannya, dan mengakui bahwa orang-orang mudanya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:19
Ayat ini menggambarkan Yerusalem yang memanggil kekasih-kekasihnya, yaitu sekutu-sekutu politiknya, tetapi mereka justru menipu dan tidak datang menolong. Para imam dan tua-tua mati kelaparan di kota, mencari makanan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:20
Yerusalem berseru kepada Tuhan, mengakui bahwa ia dalam kesesakan, batin gelisah, dan hati bergejolak karena pemberontakannya. Ia menyadari bahwa di jalan ada pedang yang membunuh, dan di rumah ada kematian,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:21
Yerusalem berkata bahwa musuh-musuhnya mendengar keluh kesahnya, tetapi tidak ada yang menghibur. Mereka justru senang karena Tuhan telah menghukumnya. Namun, ia percaya bahwa Tuhan akan mendatangkan hari pembalasan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ratapan 1:22
Ayat ini adalah doa Yerusalem agar Tuhan memperhatikan kejahatan musuh-musuhnya dan membalas mereka setimpal, seperti Ia memperlakukan Yerusalem karena dosa-dosanya. Ini adalah permohonan akan keadilan Tuhan, karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →