Rakyat Kelaparan
Ratapan 1:11
Ratapan atas Yerusalem yang Hancur
“Semua penduduknya berkeluh kesah sambil mencari roti. Mereka memberikan harta benda mereka ganti makanan untuk bertahan hidup. “Lihatlah, ya TUHAN, dan perhatikanlah, karena aku direndahkan.”Ratapan 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkeluh kesah seluruh penduduknya, sedang mereka mencari roti; harta benda mereka berikan ganti makanan, untuk menyambung hidupnya. "Lihatlah, ya TUHAN, pandanglah, betapa hina aku ini!”Ratapan 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan berkeluh kesah penduduknya mencari nafkah; barang berharga mereka tukar dengan roti, hanya supaya mereka tetap hidup dan jangan mati. Yerusalem berseru, "Ya TUHAN, lihatlah aku, perhatikanlah segala penderitaanku."”Ratapan 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“All her people sigh, they seek bread; they have given their pleasant things for meat to relieve the soul: see, O LORD, and consider; for I am become vile.”Ratapan 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:11?
Ayat ini melukiskan penduduk Yerusalem yang meratap karena kelaparan; mereka menukar harta benda dengan makanan untuk bertahan hidup. Mereka memohon Tuhan untuk melihat dan memperhatikan penderitaan mereka, merasa direndahkan.
Latar belakang
Rakyat menukar harta dengan makanan
Penduduk Yerusalem mengalami kelaparan yang hebat selama pengepungan. Mereka menjual atau menukar semua barang berharga mereka untuk mendapatkan sedikit makanan agar bisa bertahan hidup. Ini adalah gambaran keputusasaan dan kehancuran total.
Di mana
Yerusalem
Di jalan-jalan kota yang kelaparan
Kapan
~586 SM
Pengepungan Babilonia
Yang berbicara
Penulis Kitab Ratapan
Nabi Yeremia atau tokoh yang menyaksikan penderitaan.
Kepada
Pembaca/umat yang berduka
Orang-orang yang mengalami penderitaan dan kelaparan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֶחֶם
lekhem · roti
roti atau makanan, simbol kebutuhan dasar hidup.
מַחֲמַדֵּיהֶם
machamadeihem · harta benda
benda-benda yang diinginkan, berharga, atau indah.
הָשִׁיב
hashiv · bertahan hidup
mengembalikan, memulihkan, atau menyambung hidup.
Ketiga kata ini menggambarkan ironi menyedihkan: benda-benda berharga yang seharusnya dinikmati ditukar hanya untuk bertahan hidup, menunjukkan hilangnya martabat dan harapan.
Tahukah kamu
Kelaparan di Zaman Pengepungan
Selama pengepungan Babilonia, kelaparan sangat parah sehingga beberapa orang terpaksa memakan anak-anak mereka sendiri (Ratapan 2:20).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:11
Ratapan 2:20
Kelaparan mengerikan
“Perhatikanlah, ya TUHAN, dan lihatlah kepada siapa Engkau telah berlaku demikian! Masakan perempuan-perempuan makan buah kandungnya sendiri?”
2 Raja-Raja 25:3
Kelaparan nyata
“Pada tanggal sembilan bulan yang keempat, ketika kelaparan sudah hebat di kota itu dan rakyat tidak lagi mempunyai makanan.”
Ulangan 28:53
Akibat kutukan
“Engkau akan makan buah kandunganmu, daging anak-anakmu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 1:11
✕ Sering dikira
Menganggap kelaparan ini hanya karena faktor alam atau perang biasa, tanpa keterlibatan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan bahwa kelaparan adalah bagian dari hukuman Allah atas dosa umat (lihat juga Ulangan 28).
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa Allah tidak peduli dengan penderitaan ini.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru memohon agar Allah memperhatikan penderitaan, menunjukkan bahwa mereka masih percaya Allah peduli.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:11
Saat kebutuhan mendesak, kita mungkin tergoda untuk mengorbankan nilai-nilai atau hal-hal berharga demi bertahan. Namun, Tuhan ingin kita berseru kepada-Nya dalam setiap kesesakan. Jangan lupa bahwa Tuhan adalah sumber kekuatan sejati.
Ya Tuhan, dalam setiap kesulitan, ajar aku untuk berseru kepada-Mu dan mempercayakan hidupku sepenuhnya kepada-Mu. Amin.