Kuk pelanggaran yang diikat
Ratapan 1:14
Ratapan atas Yerusalem yang Hancur
PerikopYerusalem Menangis atas Kebinasaannya · Ratapan 1:1-22 →“Kuk pelanggaran-pelanggaranku diikat. Dengan tangan-Nya, semua itu dijalin bersama-sama, dan dipasangkan pada leherku. Dia telah membuat kekuatanku lenyap. Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan mereka, yang tidak dapat aku lawan.”Ratapan 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segala pelanggaranku adalah kuk yang berat, suatu jalinan yang dibuat tangan Tuhan, yang ditaruh di atas tengkukku, sehingga melumpuhkan kekuatanku; Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan orang-orang, yang tidak dapat kutentangi.”Ratapan 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“Diambil-Nya semua dosaku, lalu mengikatnya menjadi satu, dan mengalungkannya pada leherku, sehingga beratnya melemahkan aku. TUHAN menyerahkan aku kepada seteru; aku tak berdaya melawan mereka itu.”Ratapan 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The yoke of my transgressions is bound by his hand: they are wreathed, and come up upon my neck: he hath made my strength to fall, the LORD hath delivered me into their hands, from whom I am not able to rise up.”Ratapan 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:14?
Ayat ini memakai gambaran kuk (alat untuk membebani hewan) yang diikat erat oleh Tuhan sebagai konsekuensi dosa. Semua pelanggaran digabung menjadi satu beban yang diletakkan di leher, sehingga kekuatan manusia menjadi lenyap dan ia tidak mampu melawan musuh.
Latar belakang
Kuk dosa yang tidak bisa dilepaskan
Yerusalem mengakui bahwa pelanggarannya diikat menjadi satu kuk yang dipasang di lehernya. Tuhan telah membuat kekuatannya lenyap dan menyerahkannya kepada musuh yang tak dapat dilawan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota, mengenang masa lalu
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Yeremia
nabi yang meratapi dosa bangsanya
Kepada
Tuhan
yang diakui sebagai sumber keadilan dan murka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֹל
ol · kuk
kuk yang dipasang di leher, simbol beban dan perbudakan
פֶּשַׁע
pesha · pelanggaran
pemberontakan atau pelanggaran berat terhadap hukum Tuhan
שָׂרַר
sharar · diikat
diikat erat atau dijalin bersama, menunjukkan kekuatan yang mengikat
Pelanggaran bukan hanya kesalahan kecil, tetapi pemberontakan yang terikat erat menjadi beban yang tak terhindarkan. Ini menunjukkan bahwa dosa memiliki konsekuensi yang mengikat dan membebani.
Tahukah kamu
Kuk dalam Perjanjian Lama
Kuk adalah alat yang dipasang pada hewan untuk menarik bajak. Secara metaforis, itu melambangkan perbudakan atau beban berat. Di sini, dosa digambarkan seperti kuk yang mengikat dan menghancurkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:14
Ulangan 28:48
hamba musuh
“Engkau akan menjadi hamba kepada musuhmu yang akan diutus TUHAN melawan engkau; dalam keadaan lapar, haus, telanjang, dan kekurangan segala sesuatu.”
Mazmur 107:10-11
terikat pelanggaran
“Mereka duduk dalam gelap dan kelam, terikat dalam kesusahan dan belenggu besi, karena mereka memberontak terhadap perkataan Allah.”
Yeremia 5:5
kuk dipatahkan
“Mereka telah mematahkan kuk dan melepaskan tali-tali pengikat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 1:14
✕ Sering dikira
Kuk dianggap sebagai hukuman yang tidak adil dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Kuk adalah konsekuensi dari pemberontakan sendiri; Tuhan membiarkan hal itu terjadi sebagai akibat dari dosa.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang penderitaan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini juga menggambarkan penderitaan rohani karena terpisah dari Tuhan dan kehilangan kekuatan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:14
Dosa seringkali terasa seperti beban yang semakin berat jika tidak segera diakui. Penting untuk merenungkan apakah ada 'kuk' dalam hidup kita yang seharusnya kita serahkan kepada Tuhan, supaya kita tidak terus berjalan dengan beban yang melemahkan.
Tuhan, ampunilah dosa-dosaku yang menjadi beban berat dalam hidupku; lepaskanlah aku dari belenggu itu dan pulihkanlah kekuatanku. Amin.