Musuh bersukacita, penghiburan tidak ada
Ratapan 1:21
Ratapan Yerusalem yang Sunyi
“Mereka telah mendengar bahwa aku berkeluh kesah, tetapi tidak seorang pun menghiburku. Semua musuhku telah mendengar kemalanganku. Mereka senang karena Engkau telah melakukannya. Engkau akan mendatangkan hari yang telah Engkau sebut, dan mereka akan menjadi seperti aku.”Ratapan 1:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengarlah bagaimana keluh kesahku, sedang tiada penghibur bagiku; seteru-seteruku mendengar tentang kecelakaanku, mereka gembira karena Engkau yang mendatangkannya! Datanglah kiranya hari yang telah Engkau umumkan itu, dan biarlah mereka menjadi seperti aku!”Ratapan 1:21 · TB
Terjemahan Baru
“O, TUHAN! Dengarlah keluh-kesahku, tak ada yang menghibur aku. Musuh-musuhku gembira, karena Kau membuat aku celaka. Datanglah hari yang Kaujanjikan itu; buatlah mereka menderita seperti aku.”Ratapan 1:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They have heard that I sigh: there is none to comfort me: all mine enemies have heard of my trouble; they are glad that thou hast done it: thou wilt bring the day that thou hast called, and they shall be like unto me.”Ratapan 1:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:21?
Yerusalem berkata bahwa musuh-musuhnya mendengar keluh kesahnya, tetapi tidak ada yang menghibur. Mereka justru senang karena Tuhan telah menghukumnya. Namun, ia percaya bahwa Tuhan akan mendatangkan hari pembalasan bagi musuh-musuhnya, sehingga mereka akan mengalami nasib yang sama.
Latar belakang
Sukacita musuh sebagai ujian iman
Yerusalem mengeluh bahwa keluh kesahnya didengar musuh, tetapi mereka tidak menghibur; sebaliknya mereka bersukacita atas malapetaka yang TUHAN izinkan. Penulis berharap TUHAN akan mendatangkan hari pembalasan yang telah dijanjikan, sehingga musuh akan mengalami nasib yang sama.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan, siang hari
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan (mungkin Yeremia)
Nabi yang berduka, saksi penderitaan
Kepada
TUHAN
Allah yang dipercaya akan membalaskan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמְעוּ
shame'u · mendengar
Mendengar, memperhatikan dengan telinga.
שָׂמְחוּ
samkhu · bersukacita
Bergembira, bersorak, senang atas penderitaan orang lain.
הֵבֵאתָ
heveta · mendatangkan
Membawa, menyebabkan datang (hari pembalasan).
Mendengar dan bersukacita menunjukkan bahwa musuh tidak hanya acuh, tetapi aktif menikmati kejatuhan Yerusalem; namun penulis menegaskan bahwa TUHAN akan membalikkan keadaan dengan mendatangkan hari kehancuran bagi mereka.
Tahukah kamu
Harapan pembalasan
Permintaan 'Engkau akan mendatangkan hari yang telah Engkau sebut' mengacu pada hari TUHAN, yang dalam kitab Amos dan Yesaya adalah hari penghakiman bagi musuh Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:21
Mazmur 137:8
Pembalasan atas musuh
“Berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan yang kaulakukan kepada kami.”
Obaja 1:15
Hukum timbal balik
“Seperti yang kaulakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu.”
Ratapan 1:12
Seruan untuk diperhatikan
“Lihat dan perhatikanlah jika ada kesengsaraan seperti kesengsaraanku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 1:21
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa Yerusalem menuntut balas dendam pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah seruan keadilan ilahi, bukan dendam pribadi, karena TUHAN yang akan bertindak.
✕ Sering dikira
Musuh yang bersukacita adalah manusia biasa tanpa keterlibatan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengakui bahwa musuh adalah alat Tuhan untuk menghukum, tetapi mereka tetap bersalah karena motif jahat.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:21
Saat kita menderita, mungkin ada orang yang senang melihat kita jatuh. Ayat ini mengajarkan untuk mempercayakan keadilan kepada Tuhan, bukan membalas dendam sendiri, karena Dia akan menyatakan kebenaran-Nya pada waktu-Nya.
Bapa, aku percaya bahwa Engkau adalah Hakim yang adil. Saat aku diperlakukan tidak adil, tolong aku untuk bersabar dan menyerahkan segala sesuatunya kepada-Mu. Amin.