Anggur penguasa diinjak-injak
Ratapan 1:15
Ratapan atas Yerusalem yang Hancur
“Tuhan telah menolak semua orangku yang perkasa di tengah-tengahku, Dia telah memanggil suatu kumpulan melawan aku untuk menghancurkan orang-orang mudaku. Tuhan telah menginjak-injak anak dara, putri Yehuda, seperti dalam pemerasan anggur.”Ratapan 1:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tuhan membuang semua pahlawanku yang ada dalam lingkunganku; Ia menyelenggarakan pesta menentang aku untuk membinasakan teruna- terunaku; Tuhan telah menginjak-injak puteri Yehuda, dara itu, seperti orang mengirik memeras anggur.”Ratapan 1:15 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN menganggap rendah semua pahlawanku yang gagah. Dikerahkan-Nya tentara supaya semua orang mudaku binasa. Ia menginjak-injak bangsaku sampai hancur, seperti orang memeras buah anggur.”Ratapan 1:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The LORD hath trodden under foot all my mighty men in the midst of me: he hath called an assembly against me to crush my young men: the LORD hath trodden the virgin, the daughter of Judah, as in a winepress.”Ratapan 1:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:15?
Tuhan digambarkan sebagai yang menolak orang-orang kuat dan memanggil musuh untuk menghancurkan pemuda-pemuda Yehuda. Ia menginjak-injak 'anak dara putri Yehuda' seperti buah anggur dalam pemerasan, melambangkan penghancuran total dan tanpa belas kasihan.
Latar belakang
Tuhan menginjak-injak orang muda
Yerusalem menggambarkan bagaimana Tuhan membuang semua pahlawannya, dan memanggil pasukan untuk menghancurkan para pemudanya. Seperti anggur dalam pemerasan, putri Yehuda diinjak-injak.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota, mengenang masa lalu
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Yeremia
nabi yang meratapi kehancuran bangsanya
Kepada
Tuhan
yang diakui sebagai sumber keadilan dan murka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּרַךְ
darakh · menginjak-injak
menginjak atau memijak, sering digunakan untuk pemerasan anggur atau menginjak musuh
בְּתוּלָה
betulah · anak dara
perawan, melambangkan kemurnian dan kehormatan
גַּת
gat · pemerasan anggur
tempat pemerasan anggur, simbol penghancuran dan murka
Menginjak-injak seperti anggur menggambarkan kekerasan dan kepenuhan murka. Ini menunjukkan bahwa bahkan yang paling murni (anak dara) pun tidak luput dari penghakiman.
Tahukah kamu
Pemerasan anggur
Dalam Alkitab, pemerasan anggur sering melambangkan murka Tuhan (lihat Yesaya 63:3). Injak-injak anggur adalah pekerjaan yang berat dan berdarah-darah, menjadi metafora penghancuran total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:15
Yesaya 63:3
injak anggur
“Aku sendiri yang menginjak-injak tempat pemerasan anggur, dan dari antara bangsa-bangsa tidak ada seorang pun bersama-sama Aku.”
Yoel 3:13
injak anggur
“Ayunkanlah sabit, sebab tuaian sudah masak; marilah, injaklah buah anggur, sebab tempat pemerasan penuh.”
Ratapan 1:8
dosa dan hina
“Yerusalem sangat berdosa, sebab itu ia menjadi najis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 1:15
✕ Sering dikira
Tuhan digambarkan sebagai kejam dan haus darah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kiasan untuk menyatakan murka yang adil atas dosa, bukan karakter Tuhan yang kejam.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang kehancuran fisik, tanpa makna rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ada dimensi rohani: kehilangan orang muda dan pemimpin sebagai hukuman atas pelanggaran.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:15
Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan serius terhadap dosa. Namun, dalam Kristus, kita punya pengharapan bahwa murka telah ditanggung-Nya di kayu salib, jadi kita tidak perlu takut dihancurkan, melainkan diajak untuk hidup kudus.
Ya Tuhan, ajarilah aku untuk hidup benar di hadapan-Mu, dan syukur atas anugerah-Mu yang menyelamatkanku dari murka yang setimpal. Amin.