Tuhan itu benar

Ratapan 1:18

Ratapan Kota yang Sunyi

“TUHAN itu benar, karena aku telah memberontak terhadap firman-Nya. Dengarlah, hai segala bangsa, dan lihatlah penderitaanku. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah pergi ke pembuangan.

Ratapan 1:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 1:18?

Pengakuan jujur bahwa Tuhan itu benar dan adil dalam menghukum, karena Yehuda telah memberontak terhadap firman-Nya. Penulis mengundang semua bangsa untuk melihat penderitaannya, dan mengakui bahwa orang-orang mudanya telah dibawa ke pembuangan.

Latar belakang

Mengaku Dosa

Kota (atau penulis) mengakui bahwa TUHAN itu benar, karena mereka memberontak terhadap firmanNya. Mereka menyerukan kepada segala bangsa untuk melihat penderitaan mereka: para pemuda dan gadis pergi ke pembuangan. Ini adalah pengakuan akan keadilan Allah.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota, mungkin di dekat tembok yang roboh

Kapan

~586 SM

Kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Babel menghancurkan kota
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengarang Ratapan (mewakili kota)

Orang yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, mungkin nabi Yeremia

T

Kepada

Tuhan

Allah yang disembah, yang dianggap adil dalam hukuman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צַדִּיק

tsaddiq · benar

Adil, benar, sesuai dengan standar moral Allah.

מָרָה

marah · memberontak

Memberontak, menolak otoritas, menjadi pahit.

פֶּה

peh · firman (perintah)

Mulut, atau perkataan yang keluar dari mulut; firman Allah.

Pengakuan 'benar' di sini bukan sekadar pujian, tetapi pernyataan hukum: Allah bertindak adil karena dosa manusia. Kata 'memberontak' menunjukkan kesadaran akan pelanggaran yang disengaja.

Tahukah kamu

Kata 'benar'

Kata 'benar' (tsaddiq) dalam Ibrani berarti 'adil' atau 'sesuai dengan standar'. Dalam Ratapan, ini adalah pengakuan penting bahwa penderitaan bukan berarti Allah tidak adil.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 1:18

✕  Sering dikira

Ada yang mengira jika Allah benar, maka orang yang menderita pasti salah, tetapi penderitaan bisa juga karena pilihan orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Di sini kota mengaku dosanya sendiri; bukan berarti semua penderitaan akibat dosa pribadi.

✕  Sering dikira

Beberapa orang berpikir 'Tuhan itu benar' berarti Tuhan tidak pernah salah, tetapi konteksnya adalah keadilan dalam hukuman.

✓  Yang sebenarnya

Ungkapan ini menegaskan bahwa hukuman Tuhan setimpal dengan dosa yang dilakukan.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 1:18

Mengakui kesalahan adalah langkah pertama menuju pemulihan. Ketika kita bersalah, penting untuk berkata jujur kepada Tuhan dan sesama, dan percaya bahwa keadilan-Nya selalu disertai kasih.

Tuhan, aku mengakui dosa-dosaku dan kebenaran-Mu dalam segala hal; ampunilah aku dan bimbinglah aku ke jalan yang benar. Amin.