Terjepit tanpa pertolongan

Ratapan 1:17

Ratapan Kota yang Sunyi

PerikopYerusalem Menangis atas Kebinasaannya · Ratapan 1:1-22 →
“Sion membentangkan tangannya, tetapi tidak seorang pun menghiburnya. TUHAN telah memerintahkan terhadap Yakub bahwa musuh-musuhnya akan ada di sekelilingnya. Yerusalem telah menjadi hal yang najis di antara mereka.”

Ratapan 1:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 1:17?

Sion (Yerusalem) mengulurkan tangan mencari pertolongan, tetapi tidak ada yang menghibur. Tuhan sendiri yang memerintahkan musuh untuk mengepung, sehingga Yerusalem menjadi najis di mata mereka.

Latar belakang

Allah yang Memerintahkan Pengepungan

Sion (kota) digambarkan membentangkan tangan minta tolong, tetapi tidak ada yang menghibur. TUHAN sendiri telah memerintahkan bahwa musuh-musuh akan mengepung Yakub (Israel). Akibatnya Yerusalem menjadi najis di mata bangsa-bangsa, sebuah aib yang memalukan.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota, mungkin di dekat tembok yang roboh

Kapan

~586 SM

Kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Babel menghancurkan kota
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengarang Ratapan

Orang yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, mungkin nabi Yeremia

T

Kepada

Tuhan

Allah yang disembah, yang memerintahkan hukuman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּרַשׂ

paras · membentangkan (tangan)

Membentang atau melebarkan, biasanya untuk memohon atau meminta.

נָחַם

nakham · menghibur

Menghibur, menyesal, atau bernapas lega; membawa kelegaan.

צָוָה

tsavah · memerintahkan

Memberi perintah dengan otoritas, menetapkan.

Kata 'memerintahkan' menunjukkan kehendak Allah yang berdaulat; pengepungan bukanlah kebetulan, tetapi bagian dari rencanaNya. Ini membedakan dari sekadar 'musuh menyerang'.

Tahukah kamu

Kata 'perintah'

Kata 'memerintahkan' (tsavah) dalam bahasa Ibrani juga dipakai saat Allah memberi perintah kepada Yosua untuk merebut tanah Kanaan. Di sini, perintahNya justru untuk hukuman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 1:17

✕  Sering dikira

Beberapa orang mengira Allah menjadi kejam dengan memerintahkan kehancuran, tetapi ini adalah konsekuensi dari perjanjian yang dilanggar.

✓  Yang sebenarnya

Allah setia pada perjanjian; hukuman adalah caraNya untuk memulihkan umatNya.

✕  Sering dikira

Ada yang menyangka Sion membentangkan tangan untuk menyembah, tetapi konteksnya adalah memohon pertolongan.

✓  Yang sebenarnya

Bentangan tangan di sini adalah sikap meminta, bukan liturgi ibadah.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 1:17

Terkadang kita merasa Tuhan seolah jauh dan doa tidak dijawab. Namun, dalam masa-masa seperti itu, kita dipanggil untuk tetap percaya, sambil sadar bahwa kehendak-Nya mungkin berbeda dari harapan kita.

Tuhan, saat aku merasa sendirian dan tidak dihibur, tolong aku untuk tetap berpegang pada-Mu, percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan umat-Mu. Amin.