Ratapan 1:4
“Jalan-jalan Sion berkabung karena tidak seorang pun datang ke perayaan yang telah ditetapkan. Semua pintu gerbangnya sepi, imam-imamnya berkeluh kesah, gadis-gadisnya bersedih, dan ia sendiri dalam kepahitan.”Ratapan 1:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jalan-jalan ke Sion diliputi dukacita, karena pengunjung-pengunjung perayaan tiada; sunyi senyaplah segala pintu gerbangnya, berkeluh kesahlah imam-imamnya; bersedih Ratapan 1.5–9 2 pedih dara-daranya; dan dia sendiri pilu hatinya.”Ratapan 1:4 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari-hari raya tak seorang pun datang ke Rumah Allah. Gadis-gadis penyanyi di sana menderita, dan imam-imam berkeluh kesah. Tak ada orang di pintu-pintu gerbang, Kota Sion diliputi kesedihan.”Ratapan 1:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The ways of Zion do mourn, because none come to the solemn feasts: all her gates are desolate: her priests sigh, her virgins are afflicted, and she is in bitterness.”Ratapan 1:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:4?
Jalan-jalan Sion berkabung karena tidak ada perayaan, semua gerbang sepi, imam-imam berkeluh kesah, dan gadis-gadis bersedih. Ini menggambarkan betapa sunyi dan hilangnya sukacita ibadah.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:4
Ketika kehidupan rohani kita kering dan tidak ada sukacita dalam beribadah, jangan biarkan hal itu berlarut-larut. Carilah hadirat Tuhan dengan sungguh-sungguh, karena Dia mampu memulihkan sukacita kita.
Tuhan, pulihkanlah sukacita ibadahku dan jadikan hatiku kembali bersemangat untuk menyembah-Mu. Amin.