Tangisan di malam hari

Ratapan 1:2

Air Mata untuk Sion

Ia menangis getir pada malam hari; air matanya berlinang di pipinya. Di antara semua kekasihnya, tidak ada yang menghibur dia. Semua temannya berkhianat kepadanya; mereka telah menjadi musuhnya.

Ratapan 1:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 1:2?

Yerusalem menangis sendirian di malam hari, dan tidak ada satu pun dari kekasihnya—bangsa-bangsa yang dulu bersekutu—yang menghibur; mereka justru menjadi musuhnya. Ini menunjukkan pengkhianatan dan kesendirian yang mendalam.

Latar belakang

Air mata di malam hari

Yerusalem menangis sepanjang malam, tidak ada yang menghibur. Teman-teman yang dulu dekat kini menjadi musuh, menunjukkan pengkhianatan yang menyakitkan.

Di mana

Yerusalem

Jalanan kota yang sepi, malam hari

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penghancuran Yerusalem
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan (tradisi Yeremia)

Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang selamat dan hidup dalam pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּכָה

bakah · Menangis

Menangis dengan suara keras

אֹהֵב

'ohev · Kekasih-kekasihnya

Orang-orang yang mengasihi, diterjemahkan sebagai kekasih

בָּגַד

bagad · Khianat

Berlaku curang, tidak setia

Kata-kata ini menunjukkan sakit hati karena pengkhianatan orang yang dikasihi, bukan hanya kesedihan fisik.

Tahukah kamu

Menangis di malam hari

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menangis di malam hari adalah ekspresi duka yang sangat umum, seperti dalam puisi-puisi Mesir kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 1:2

✕  Sering dikira

Mengira 'kekasih' merujuk pada pasangan romantis.

✓  Yang sebenarnya

Di sini, 'kekasih' berarti sekutu politik, bukan kekasih pribadi.

✕  Sering dikira

Menganggap tangisan Yerusalem hanya karena kehancuran fisik.

✓  Yang sebenarnya

Tangisan itu juga karena ditinggalkan dan dikhianati.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 1:2

Saat kita dikhianati oleh orang terdekat, kita bisa merasa sangat terluka. Kiranya kita belajar untuk mencari penghiburan sejati dari Tuhan, bukan dari manusia yang bisa mengecewakan.

Tuhan, saat air mataku mengalir dan hatiku kecewa, peluklah aku dan jadilah penghiburku. Amin.