Kesesakan batang tubuh yang memberontak
Ratapan 1:20
Ratapan Yerusalem yang Sunyi
PerikopYerusalem Menangis atas Kebinasaannya · Ratapan 1:1-22 →“Lihatlah, ya TUHAN, karena aku dalam kesesakan. Batinku gelisah, dan hatiku bergejolak di dalam diriku karena aku telah sangat memberontak. Di jalan, pedang menggugurkan; di rumah, ada kematian.”Ratapan 1:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ya, TUHAN, lihatlah, betapa besar ketakutanku, betapa gelisah jiwaku; hatiku terbolak-balik di dalam dadaku, karena sudah melampaui batas aku memberontak; di luar keturunanku dibinasakan oleh pedang, di dalam rumah oleh penyakit sampar.”Ratapan 1:20 · TB
Terjemahan Baru
“O, TUHAN! Perhatikanlah aku, hatiku cemas dan rusuh, hancur karena kedurhakaanku dahulu. Di jalan-jalan ada pembunuhan, di dalam rumah ada kematian.”Ratapan 1:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, O LORD; for I am in distress: my bowels are troubled; mine heart is turned within me; for I have grievously rebelled: abroad the sword bereaveth, at home there is as death.”Ratapan 1:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 1:20?
Yerusalem berseru kepada Tuhan, mengakui bahwa ia dalam kesesakan, batin gelisah, dan hati bergejolak karena pemberontakannya. Ia menyadari bahwa di jalan ada pedang yang membunuh, dan di rumah ada kematian, menunjukkan kehancuran total.
Latar belakang
Kesesakan yang mengguncang batin
Penulis, mewakili Yerusalem, berseru kepada TUHAN dalam kesesakan yang hebat. Batinnya gelisah dan hatinya berdebar-debar karena ia menyadari pemberontakannya sendiri. Di luar ada pedang yang membunuh, di dalam rumah ada kematian karena kelaparan dan penyakit.
Di mana
Yerusalem
Di dalam benteng kota, malam hari
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan (mungkin Yeremia)
Nabi yang berduka, saksi kehancuran
Kepada
TUHAN
Allah Israel, tempat keluhan ditujukan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָרָה
tsarah · kesesakan
Kesempitan, kesusahan, tekanan yang hebat.
נֶחְפָּר
nekhpar · gelisah
Menjadi gempar, bingung, atau malu.
מָרוֹ
maroti · memberontak
Menjadi pahit, durhaka, melawan otoritas.
Kesesakan dan kegelisahan batin adalah akibat langsung dari pemberontakan yang pahit; tekanan dari luar (pedang) dan kematian di dalam (rumah) mencerminkan kekacauan yang muncul dari dosa sendiri.
Tahukah kamu
Bahasa Ibrani yang puitis
Frasa 'hatiku bergejolak' dalam Ibrani adalah 'libbi nehaphakh' yang secara harfiah berarti 'hatiku terbalik', menggambarkan kekacauan emosi yang total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 1:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 1:20
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa hanya musuh yang menyebabkan penderitaan, tanpa kesalahan sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengakui pemberontakan sendiri sebagai penyebab, sejalan dengan pengakuan dosa.
✕ Sering dikira
Pedang dan kematian hanya kiasan, bukan nyata.
✓ Yang sebenarnya
Konteks pengepungan Babel menunjukkan kematian nyata dari pedang dan kelaparan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 1:20
Ketika kita berdosa, kita sering merasakan kegelisahan dan kekacauan batin. Ayat ini mengingatkan kita untuk mengakui dosa dengan jujur di hadapan Tuhan, karena hanya Dia yang dapat memberi damai sejahtera di tengah badai.
Tuhan, ampunilah aku atas pemberontakanku, dan berilah hatiku ketenangan yang hanya berasal dari-Mu. Amin.