Kerinduan si wanita

Kidung Agung 1:2-17

Pengantin Perempuan dan Putri-Putri Yerusalem

2Biarlah dia menciumku dengan kecupan mulutnya! Sebab, cintamu lebih baik daripada anggur. 3Aroma minyak wangimu harum; namamu seperti minyak yang tercurah; karena itulah gadis-gadis mencintaimu. 4Tariklah aku di belakangmu. Ayo cepat lari! Raja telah membawaku masuk ke kamar tidurnya. Kami akan bersukacita dan bergembira karena engkau. Kami akan mengingat cintamu melebihi anggur. Pantaslah mereka mencintaimu. 5Aku hitam, tetapi cantik, hai putri-putri Yerusalem, seperti kemah-kemah Kedar, seperti tirai-tirai Salomo. 6Jangan memandangiku karena aku hitam, karena matahari telah menatapku. Putra-putra ibuku marah kepadaku. Mereka menjadikanku penjaga kebun-kebun anggur, tetapi kebun anggurku sendiri tidak kujaga. 7Beri tahu aku, hai kekasih jiwaku, di mana engkau menggembalakan kawanan dombamu? Di mana engkau membaringkan mereka pada waktu tengah hari? Sebab, mengapa aku harus seperti orang yang berselubung di samping kawanan domba teman-temanmu? 8Jika engkau tidak tahu, hai yang tercantik dari segala perempuan, ikutilah jejak-jejak kawanan itu, dan gembalakan kambing-kambing mudamu di dekat kemah-kemah para gembala. 9Aku mengumpamakan engkau, kekasihku, dengan kuda betina di antara kereta-kereta kuda Firaun. 10Pipimu elok dengan perhiasan-perhiasan, dan lehermu dengan untaian permata. 11Kami akan membuatkanmu perhiasan-perhiasan emas bertatah perak. 12Sementara Raja berada di mejanya, narwastuku menebarkan keharumannya. 13Bagiku, kekasihku seperti sekantong mur yang terletak di antara buah dadaku. 14Bagiku, kekasihku seperti serumpun bunga pacar di kebun anggur En-Gedi. 15Lihat, cantiknya engkau, kekasihku! Lihat, cantiknya engkau! Matamu bagaikan merpati. 16Lihat, tampannya engkau, kekasihku! Sungguh menyenangkan! Sungguh, tempat tidur kita hijau. 17Kasau rumah kita adalah pohon aras; dinding-dinding kita adalah pohon cemara.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Hasrat yang Menggebu

Wanita ini berkata bahwa cinta sang pria lebih nikmat daripada anggur, dan ia berharap dicium. Ini ungkapan spontan dari kerinduan yang mendalam dan hasrat untuk keintiman.

Di mana

Yerusalem (istana)

Dia sedang membayangkan atau merindukan hadirnya sang kekasih

Kapan

~950 SM

Masa pacaran/percintaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertemuan pertama
Pernikahan
Kamu di sini
W

Yang berbicara

Wanita Sulamit

Perempuan muda yang sedang jatuh cinta

K

Kepada

Kekasih (Salomo)

Raja atau gembala yang menjadi objek cinta

Arti tiap ayat

Penjelasan Kidung Agung 1:2-17 Ayat per Ayat

Kidung Agung 1:2

Sang mempelai wanita mengungkapkan kerinduannya akan ciuman dan kasih dari kekasihnya, menyatakan bahwa cintanya lebih menyenangkan daripada anggur. Ini menunjukkan hasrat yang kuat dan kebahagiaan yang lebih besar…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:3

Keharuman minyak wangi dan nama yang harum menunjukkan ketenaran dan daya tarik sang kekasih. Para gadis mencintainya karena reputasinya yang baik. Ini menekankan bahwa karakter yang harum lebih menarik daripada…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:4

Mempelai wanita mengundang kekasihnya untuk membawanya pergi, dan raja membawanya ke kamar tidurnya. Ada sukacita dan kegirangan dalam cinta mereka, dan mereka merayakan kasih itu bersama. Ini menunjukkan kegembiraan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:5

Mempelai wanita menggambarkan dirinya hitam namun cantik, seperti kemah Kedar dan tirai Salomo. Kulitnya yang gelap karena bekerja di bawah matahari tidak mengurangi kecantikannya. Ini berbicara tentang penerimaan diri…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:6

Mempelai wanita menjelaskan bahwa kulitnya menjadi hitam karena tugas menjaga kebun anggur, sementara kebun anggurnya sendiri (diri atau kehidupan pribadinya) terbengkalai. Ini bisa berarti ia sibuk mengurus orang lain…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:7

Kidung Agung 1:7 menunjukkan hasrat sang mempelai perempuan untuk mencari kekasihnya, seorang gembala. Ia bertanya di mana kekasihnya menggembalakan domba dan membaringkannya pada siang hari, agar ia dapat bertemu dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:8

Kidung Agung 1:8 berisi jawaban dari pihak lain, mungkin para gembala atau teman-teman, yang menasihati mempelai perempuan untuk mengikuti jejak kawanan domba dan menggembalakan kambingnya di dekat kemah para gembala.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:9

Kidung Agung 1:9 berisi pujian dari sang mempelai laki-laki kepada sang mempelai perempuan. Ia mengumpamakannya dengan kuda betina di antara kereta-kereta kuda Firaun. Ini adalah gambaran keindahan dan keanggunan yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:10

Kidung Agung 1:10 melanjutkan pujian sang mempelai laki-laki dengan menyebut pipi dan leher kekasihnya yang elok dengan perhiasan dan untaian permata. Ini adalah metafora untuk kecantikan yang dihiasi dengan perhiasan,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:11

Kidung Agung 1:11 berisi janji dari sang mempelai laki-laki untuk membuatkan perhiasan emas bertatahkan perak bagi sang mempelai perempuan. Ini adalah pernyataan kasih dan komitmen untuk memberikan hadiah yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:12

Kidung Agung 1:12 menggambarkan suasana ketika raja berada di meja makan, dan narwastu (minyak wangi mahal) sang mempelai perempuan mengeluarkan keharumannya. Ini melambangkan kehadiran sang mempelai perempuan yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:13

Kiasan puitis: kekasih diibaratkan sekantong mur, wewangian mahal yang diletakkan di dada. Ini melambangkan keintiman dan betapa berharganya sang kekasih bagi sang suara.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:14

Kekasih diibaratkan bunga pacar (henna) yang harum dari kebun anggur En-Gedi, tempat yang subur dan indah. Ini menegaskan kecantikan dan daya tarik kekasih yang memikat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:15

Sang kekasih memuji kecantikan si perempuan, terutama matanya yang indah seperti merpati, simbol kemurnian dan kelembutan. Ini adalah ungkapan kagum dan sayang yang mendalam.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:16

Si perempuan membalas pujian, memuji ketampanan dan keramahan sang kekasih. Tempat tidur mereka yang hijau melambangkan kesegaran, kehidupan, dan pertumbuhan dalam hubungan mereka.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 1:17

Rumah mereka diibaratkan terbuat dari pohon aras dan cemara, kayu yang kuat dan harum. Ini melambangkan hubungan yang kokoh, teduh, dan penuh berkat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kidung Agung 1 selengkapnya