Pujian di Bawah Langit Hijau
Kidung Agung 1:16
Nyanyian Cinta yang Indah
“Lihat, tampannya engkau, kekasihku! Sungguh menyenangkan! Sungguh, tempat tidur kita hijau.”Kidung Agung 1:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“--Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik; sungguh sejuk petiduran kita.”Kidung Agung 1:16 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau tampan, sayang, sungguh tampan engkau! Petiduran kita di rumput hijau.”Kidung Agung 1:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, thou art fair, my beloved, yea, pleasant: also our bed is green.”Kidung Agung 1:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 1:16?
Si perempuan membalas pujian, memuji ketampanan dan keramahan sang kekasih. Tempat tidur mereka yang hijau melambangkan kesegaran, kehidupan, dan pertumbuhan dalam hubungan mereka.
Latar belakang
Saling Memuji
Sang mempelai perempuan menjawab pujian kekasihnya dengan memuji ketampanannya. Dia menegaskan bahwa kekasihnya tidak hanya tampan, tetapi juga menyenangkan, dan menggambarkan tempat tidur mereka yang hijau.
Di mana
pedesaan Israel
Di alam terbuka, di bawah naungan pepohonan
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Mempelai Perempuan
Kekasih yang kehilangan hati bagi gembala
Kepada
Mempelai Laki-laki
Gembala muda yang menjadi raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָעִים
na'im · tampan
menyenangkan, indah, membawa sukacita
חֶמְדָּה
chemed · menyenangkan
sesuatu yang diinginkan, berharga
רַעֲנָן
ra'an · hijau
segar, hijau, subur, hidup
Kata-kata ini menunjukkan keindahan yang hidup dan menyegarkan. Ketampanan kekasih bukan sekadar fisik, tetapi kualitas yang menyenangkan dan diinginkan, seperti tempat tidur hijau yang melambangkan kesuburan dan kehidupan.
Tahukah kamu
Arti Tersembunyi di Balik 'Tampan'
Kata Ibrani untuk 'tampan' (na'im) tidak hanya berarti indah secara fisik, tetapi juga menyenangkan, manis, dan membawa sukacita.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 1:16
Mazmur 133:1
sama-sama menyenangkan
“Sungguh, betapa baiknya dan betapa menyenangkannya apabila saudara-saudara diam bersama-sama!”
Yesaya 61:3
kebun yang hidup
“dan memberikan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak kegirangan ganti perkabungan, pakaian pujian ganti roh yang lemah lembut, supaya mereka dinamakan pohon kebenaran, taman tanaman TUHAN untuk memperlihatkan keagungan-Nya.”
Kidung Agung 2:16
kebersamaan yang hijau
“Kekasihku milikku, dan aku miliknya, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 1:16
✕ Sering dikira
Menganggap 'tempat tidur kita hijau' sebagai tempat tidur harfiah yang dicat hijau.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora puitis untuk keintiman di alam terbuka, di bawah pepohonan, melambangkan kesegaran dan kehidupan.
✕ Sering dikira
Mengira pujian ini hanya tentang kecantikan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Pujian ini lebih dalam: kebaikan, keinginan, dan kualitas yang memberi hidup, bukan sekadar penampilan.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 1:16
Hubungan yang sehat saling membangun: pujian tidak hanya satu arah. Ciptakan ruang aman untuk saling menghargai dan mendukung pertumbuhan satu sama lain, baik secara pribadi maupun bersama.
Tuhan, mampukan aku untuk membangun hubungan yang saling menguatkan dan bertumbuh dalam kasih. Amin.