Pujian Sang Raja
Kidung Agung 1:9
Nyanyian Cinta yang Penuh Rindu
PerikopPengantin Perempuan dan Putri-Putri Yerusalem · Kidung Agung 1:2-17 →“Aku mengumpamakan engkau, kekasihku, dengan kuda betina di antara kereta-kereta kuda Firaun.”Kidung Agung 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“--Dengan kuda betina dari pada kereta-kereta Firaun kuumpamakan engkau, manisku.”Kidung Agung 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“Kekasihku, engkau laksana kuda betina yang menarik kereta raja Mesir.”Kidung Agung 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I have compared thee, O my love, to a company of horses in Pharaoh’s chariots.”Kidung Agung 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 1:9?
Kidung Agung 1:9 berisi pujian dari sang mempelai laki-laki kepada sang mempelai perempuan. Ia mengumpamakannya dengan kuda betina di antara kereta-kereta kuda Firaun. Ini adalah gambaran keindahan dan keanggunan yang sangat dihargai pada zaman itu, karena kuda betina dipilih untuk menarik kereta Firaun. Kata-kata ini menunjukkan kekaguman dan hasrat yang mendalam.
Latar belakang
Pujian yang Puitis
Sang kekasih menyamakan si perempuan dengan kuda betina yang cantik dan gagah di antara kereta Firaun. Ini adalah metafora yang menggambarkan keanggunan dan keindahan yang memukau.
Di mana
Ruang istana atau istana raja
Momen percakapan yang penuh pujian
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo (atau sang kekasih)
Raja Salomo atau kekasih laki-laki yang memuji kecantikan
Kepada
Sang Kekasih (perempuan)
Perempuan muda yang dicintai dan dipuji
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סוּסָה
susaha · kuda betina
Kuda betina, melambangkan keindahan dan kekuatan
רֶכֶב
rekhev · kereta
Kendaraan perang, simbol kuasa
פַּרְעֹה
par'oh · Firaun
Gelar raja Mesir, melambangkan kekuatan dunia
Metafora ini menyandingkan keindahan perempuan dengan kekuatan dan keanggunan yang jarang disadari dalam budaya modern.
Tahukah kamu
Kuda betina Firaun adalah simbol kemewahan
Di Mesir kuno, kuda betina sangat dihargai dan sering dipilih untuk menarik kereta perang karena kecepatan dan keanggunannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 1:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 1:9
✕ Sering dikira
Metafora ini dianggap melecehkan perempuan
✓ Yang sebenarnya
Dalam budaya Timur Tengah kuno, kuda adalah makhluk yang mulia dan anggun
✕ Sering dikira
Perbandingan dengan kuda Firaun dianggap negatif karena Firaun adalah musuh
✓ Yang sebenarnya
Ini hanya soal keindahan dan status, bukan soal politik
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 1:9
Kita juga dipandang indah oleh Allah, bukan karena penampilan fisik, tetapi karena kita diciptakan dalam gambar-Nya. Kita dapat hidup dengan percaya diri karena kita dikasihi dan dihargai oleh Sang Pencipta.
Tuhan, terima kasih karena Engkau melihat keindahan dalam diriku; tolong aku untuk memandang diri-Mu sebagaimana Engkau memandangku. Amin.