Pujian untuk kekasih di istana
Kidung Agung 1:10
Nyanyian Cinta yang Penuh Gairah
“Pipimu elok dengan perhiasan-perhiasan, dan lehermu dengan untaian permata.”Kidung Agung 1:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Moleklah pipimu di tengah perhiasan- perhiasan dan lehermu di tengah kalung-kalung.”Kidung Agung 1:10 · TB
Terjemahan Baru
“Pipimu molek di tengah perhiasan, lehermu indah dengan kalung permata.”Kidung Agung 1:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thy cheeks are comely with rows of jewels, thy neck with chains of gold.”Kidung Agung 1:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 1:10?
Kidung Agung 1:10 melanjutkan pujian sang mempelai laki-laki dengan menyebut pipi dan leher kekasihnya yang elok dengan perhiasan dan untaian permata. Ini adalah metafora untuk kecantikan yang dihiasi dengan perhiasan, yang melambangkan keanggunan dan kemuliaan. Dalam konteks cinta, ini adalah cara untuk mengekspresikan betapa menarik dan berharganya sang mempelai perempuan di mata kekasihnya.
Latar belakang
Pujian yang indah
Pria itu sedang memuji kecantikan kekasihnya dengan bahasa puitis. Dia menyebut pipinya yang elok dengan perhiasan dan lehernya dengan untaian permata, menunjukkan betapa dia mengagumi setiap detail dirinya.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau daerah sekitarnya, saat percakapan mesra
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Pria (Salomo)
Raja Salomo, pengagum yang sedang memuji kecantikan kekasihnya.
Kepada
Wanita Sulamit
Kekasih Salomo, seorang perempuan yang bekerja di kebun anggur.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֶחֱיֵךְ
leḥeyek · pipimu
pipi atau rahang, melambangkan kecantikan wajah
נָאווּ
na'wu · elok
menjadi indah atau cantik, penuh pesona
תּוֹרִים
torim · perhiasan
untaian atau kalung, hiasan yang melingkar
Ketiga kata ini menggambarkan keindahan yang dipuji dengan detail, menunjukkan bahwa cinta sejati memperhatikan setiap bagian dari kekasih, bukan hanya keseluruhan.
Tahukah kamu
Perhiasan sebagai simbol status
Pada zaman itu, perhiasan emas dan permata bukan hanya hiasan, tetapi juga tanda kekayaan dan kedudukan sosial. Salomo, yang terkenal kaya, menghadiahi kekasihnya dengan hal-hal mewah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 1:10
Amsal 25:11
Keindahan kata-kata
“Perkataan yang diucapkan pada waktunya adalah seperti buah apel emas di dalam pinggan perak.”
Yesaya 61:10
Perhiasan sebagai sukacita
“Aku bersukacita di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorak di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku.”
Wahyu 21:2
Perhiasan pengantin
“Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 1:10
✕ Sering dikira
Pujian ini hanya tentang fisik, tanpa makna rohani.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Kitab Kidung Agung, pujian ini juga melambangkan kasih Allah kepada umat-Nya.
✕ Sering dikira
Perhiasan yang disebut adalah barang haram atau duniawi.
✓ Yang sebenarnya
Perhiasan di sini adalah hadiah cinta yang wajar, tidak dilarang dalam Alkitab.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 1:10
Kita juga dihiasi oleh Allah dengan kebaikan, kasih, dan karunia-karunia Roh. Ketika kita hidup dalam kebenaran, kita memancarkan kecantikan yang berasal dari dalam hati, yang jauh lebih berharga daripada perhiasan lahiriah.
Bapa, hiasi hidupku dengan buah Roh-Mu, agar aku dapat memancarkan kemuliaan-Mu dalam perkataan dan perbuatanku. Amin.