Rumah di Bawah Pohon Aras
Kidung Agung 1:17
Nyanyian Cinta yang Indah
“Kasau rumah kita adalah pohon aras; dinding-dinding kita adalah pohon cemara.”Kidung Agung 1:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari kayu aras balok-balok rumah kita, dari kayu eru papan dinding-dinding kita.”Kidung Agung 1:17 · TB
Terjemahan Baru
“Pohon aras jadi tiang rumah kita, dan pohon cemara langit-langitnya.”Kidung Agung 1:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The beams of our house are cedar, and our rafters of fir.”Kidung Agung 1:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 1:17?
Rumah mereka diibaratkan terbuat dari pohon aras dan cemara, kayu yang kuat dan harum. Ini melambangkan hubungan yang kokoh, teduh, dan penuh berkat.
Latar belakang
Rumah dari Pepohonan
Gambaran puitis menunjukkan bahwa kehadiran bersama di alam terbuka lebih indah daripada istana. Kasau dari pohon aras merujuk pada kemah atau tempat perlindungan yang rindang, bukan bangunan megah.
Di mana
pedesaan Israel
Alam terbuka, merujuk pada kemah atau rumah sederhana
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Mempelai Perempuan
Kekasih yang kehilangan hati bagi gembala
Kepada
Mempelai Laki-laki
Gembala muda yang menjadi raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוֹרָה
qorah · kasau
balok penyangga atap
אֶרֶז
erez · pohon aras
kayu yang kokoh dan harum
קִיר
qir · dinding-dinding
tembok atau dinding
Metafora rumah dari kayu aras dan cemara menunjukkan keindahan yang alami dan kokoh. Hubungan mereka seperti rumah yang dibangun dari bahan-bahan terbaik di alam, bukan dari benda buatan manusia.
Tahukah kamu
Kayu Aras yang Mewah
Kayu aras Lebanon sangat dihargai di zaman kuno, sering digunakan untuk istana dan Bait Allah. Menyebutnya sebagai kasau menunjukkan keindahan yang mewah di alam sederhana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 1:17
1 Raja-raja 6:9
kayu aras
“Demikianlah ia mendirikan rumah itu dan menyelesaikannya; ia menutupi rumah itu dengan bingkai kayu aras.”
Mazmur 104:16
pohon aras dan cemara
“Pohon-pohon TUHAN mendapat kepuasan, pohon-pohon aras di Libanon yang ditanam-Nya, di mana burung-burung membuat sarang; bangau bersarang pada pohon sanobar.”
Kidung Agung 8:5
alam terbuka
“Siapakah dia yang muncul dari padang gurun yang bersandar pada kekasihnya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 1:17
✕ Sering dikira
Membaca ini sebagai gambaran istana Salomo yang megah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru memakai istilah kemah atau rumah sederhana dari kayu; keindahan hubungan mereka melebihi kemewahan istana.
✕ Sering dikira
Menginterpretasikan 'dinding-dinding' sebagai pembatas fisik yang memisahkan.
✓ Yang sebenarnya
Di sini dinding adalah elemen rumah yang melindungi, melambangkan keamanan dan keintiman, bukan pemisah.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 1:17
Hubungan yang langgeng butuh fondasi yang kuat, seperti rumah yang kokoh. Investasikan waktu dan tenaga untuk membangun kepercayaan, komunikasi, dan komitmen yang kokoh.
Tuhan, jadikan hubunganku dengan orang-orang terkasih sebagai tempat yang aman, teduh, dan kokoh, berakar pada kasih-Mu. Amin.