Mencari Kekasih di Padang
Kidung Agung 1:7
Nyanyian Cinta yang Penuh Rindu
PerikopPengantin Perempuan dan Putri-Putri Yerusalem · Kidung Agung 1:2-17 →“Beri tahu aku, hai kekasih jiwaku, di mana engkau menggembalakan kawanan dombamu? Di mana engkau membaringkan mereka pada waktu tengah hari? Sebab, mengapa aku harus seperti orang yang berselubung di samping kawanan domba teman-temanmu?”Kidung Agung 1:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara dekat kawanan-kawanan domba teman-temanmu?”Kidung Agung 1:7 · TB
Terjemahan Baru
“Katakanlah, hai kekasihku, di mana engkau menggembalakan domba-domba, di mana kaubaringkan mereka di waktu petang? Masakan aku akan seperti pengembara di antara kawanan domba teman-temanmu?”Kidung Agung 1:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tell me, O thou whom my soul loveth, where thou feedest, where thou makest thy flock to rest at noon: for why should I be as one that turneth aside by the flocks of thy companions?”Kidung Agung 1:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 1:7?
Kidung Agung 1:7 menunjukkan hasrat sang mempelai perempuan untuk mencari kekasihnya, seorang gembala. Ia bertanya di mana kekasihnya menggembalakan domba dan membaringkannya pada siang hari, agar ia dapat bertemu dan tidak perlu berselubung seperti perempuan yang tersesat di antara kawanan domba teman-temannya. Ini adalah ungkapan kerinduan untuk bersatu dengan kekasih, sekaligus pengakuan akan kebutuhan akan bimbingan.
Latar belakang
Rindu yang Bertanya
Sang perempuan bertanya kepada kekasihnya di mana dia menggembalakan domba-domba pada siang hari. Ia tidak ingin tampak seperti orang yang tersesat dan tidak tahu arah di antara kawanan domba teman-temannya.
Di mana
Kemungkinan di Yerusalem atau sekitarnya
Di antara kerumunan atau saat refleksi pribadi
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Sang Kekasih (perempuan)
Perempuan muda yang sedang jatuh cinta, mencari kekasihnya
Kepada
Kekasihnya (laki-laki)
Gembala atau raja muda, sosok yang dirindukan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דּוֹד
dod · kekasih
Orang yang dikasihi, sering dipakai untuk panggilan sayang
נֶפֶשׁ
nefesh · jiwaku
Jiwa, hidup, atau diri yang paling dalam
עָטָה
atah · berselubung
Menutup diri, mungkin sebagai tanda berkabung atau malu
Panggilan 'kekasih jiwaku' menyiratkan hubungan yang sangat intim, dan kerinduan untuk tidak berselubung berarti ingin dilihat dan dikenal secara terbuka.
Tahukah kamu
Ayat ini sering dikutip dalam mistisisme Yahudi
Dalam tradisi Kabbalah, pencarian perempuan ini dianggap sebagai metafora jiwa yang mencari Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 1:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 1:7
✕ Sering dikira
Pertanyaan ini dianggap sebagai ungkapan keraguan atau ketidakpercayaan
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kerinduan yang penuh gairah untuk bertemu, bukan keraguan
✕ Sering dikira
Domba diartikan sebagai hewan harfiah saja
✓ Yang sebenarnya
Domba sering melambangkan umat atau orang yang dipimpin
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 1:7
Seperti mempelai perempuan yang mencari kekasihnya, kita pun dapat mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh dalam doa dan firman-Nya. Jangan biarkan keraguan atau rasa malu menghalangi kita untuk mendekat kepada-Nya, sebab Dia rindu untuk ditemukan.
Tuhan, tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku agar aku dapat bertemu dengan-Mu dalam setiap langkah hidupku, dan jangan biarkan aku tersesat tanpa arah. Amin.