Menjadi Penjamin Teman

Amsal 6:1-19

Peringatan Mengenai Kemalasan dan Kebodohan

1Anakku, jika kamu menjadi penanggung bagi sesamamu, dan mengikat perjanjian dengan orang lain, 2jika kamu terjerat oleh perkataan-perkataan mulutmu, tertangkap oleh perkataan-perkataan mulutmu, 3lakukanlah ini, hai anakku, bebaskanlah dirimu karena kamu telah jatuh ke dalam genggaman sesamamu; pergilah, rendahkanlah dirimu, dan desaklah sesamamu itu. 4Jangan biarkan matamu tertidur, atau kelopak matamu mengantuk. 5Bebaskanlah dirimu seperti seekor kijang dari tangan pemburu, seperti seekor burung dari tangan penangkap burung. 6Pergilah kepada semut, hai para pemalas; perhatikan cara hidupnya dan jadilah bijaksana. 7Tanpa ada pemimpin, pengatur, atau penguasa, 8ia menyiapkan rotinya pada musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. 9Berapa lama lagi kamu akan berbaring, hai para pemalas? Kapan kamu akan bangun dari tidurmu? 10“Tidur sebentar, mengantuk sebentar, melipat tangan sebentar untuk berbaring.” 11Dengan demikian, kemiskinan akan datang kepadamu seperti seorang perampok, dan kemelaratan seperti orang bersenjata. 12Orang yang tidak berguna, orang yang fasik, berjalan dengan mulut serong; 13dia mengedipkan mata, berisyarat dengan kaki, dan menunjuk-nunjuk dengan jari-jarinya; 14dia merencanakan kejahatan dengan hati yang menentang, dan menebar perselisihan sepanjang waktu. 15Dengan demikian, kebinasaan akan menimpanya dengan tiba-tiba; dalam sekejap, dia akan diremukkan tanpa adanya kesembuhan. 16Enam hal ini dibenci oleh TUHAN, tujuh hal yang menjadi kekejian bagi-Nya: 17mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, 18hati yang memikirkan rencana-rencana jahat, kaki yang tergesa-gesa berlari menuju kejahatan, 19saksi dusta yang menyaksikan kebohongan, dan seseorang yang menabur percekcokan antarsaudara.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Peringatan tentang tanggung jawab finansial

Salomo menasihati anaknya agar berhati-hati jika menjadi penjamin utang orang lain. Ini tentang risiko besar yang bisa menjerat hidup seseorang.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, sedang mengajar

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~40 tahun

A

Kepada

Anak didiknya

Muda, mungkin calon pemimpin, perlu bimbingan praktis

Arti tiap ayat

Penjelasan Amsal 6:1-19 Ayat per Ayat

Amsal 6:1

Ayat ini memperingatkan tentang bahaya menjadi penjamin utang orang lain. Di zaman Alkitab, menjadi penanggung berarti bertanggung jawab penuh atas utang seseorang jika ia gagal membayar. Ini adalah peringatan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:2

Ayat ini menjelaskan bahwa sering kali kita terjerat oleh perkataan kita sendiri. Ketika kita berjanji atau setuju untuk menjadi penjamin, tanpa berpikir panjang, kita sebenarnya mengikat diri kita sendiri. Perkataan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:3

Ayat ini memberikan solusi bagi mereka yang sudah terjerat: segera bebaskan diri! Kita diminta untuk merendahkan diri dan memohon kepada orang yang kita jamin, memohon agar dibebaskan dari kewajiban tersebut. Ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:4

Ayat ini adalah seruan untuk tidak menunda-nunda dalam menyelesaikan masalah. Kita tidak boleh tidur atau mengantuk saat ada urusan penting yang belum dibereskan. Ini adalah perintah untuk bertindak segera, jangan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:5

Ayat ini menggambarkan bahwa kita harus segera menyelamatkan diri seperti seekor kijang yang lari dari pemburu atau burung yang lepas dari penangkap. Ini mengajarkan bahwa keselamatan kita memerlukan tindakan yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:6

Ayat ini mengajak para pemalas untuk belajar dari semut. Semut bekerja keras tanpa perlu disuruh, mempersiapkan makanan pada musim panas dan panen. Ini adalah perumpamaan tentang etos kerja yang rajin, pandai, dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:7

Amsal 6:7 menjelaskan bahwa semut bekerja tanpa perlu dipimpin atau diawasi oleh siapa pun, menunjukkan inisiatif dan disiplin diri yang patut diteladani.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:8

Amsal 6:8 menggambarkan semut yang rajin menyiapkan makanan pada musim panas dan panen, mengajarkan pentingnya bekerja keras dan menabung untuk masa depan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:9

Amsal 6:9 menegur orang pemalas dengan pertanyaan retoris 'berapa lama lagi kamu berbaring?' Ini menunjukkan ketidaksabaran Tuhan terhadap kemalasan yang berlebihan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:10

Amsal 6:10 mengutip alasan orang pemalas, 'tidur sebentar, mengantuk sebentar, melipat tangan sebentar', yang menunjukkan penundaan dan pembenaran diri untuk terus bermalas-malasan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:11

Amsal 6:11 memperingatkan bahwa kemiskinan dan kemelaratan akan datang seperti perampok atau orang bersenjata, menggambarkan akibat yang tiba-tiba dan menghancurkan dari kemalasan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:12

Amsal 6:12 menggambarkan orang yang tidak berguna dan fasik, yang berjalan dengan mulut serong, suka berkata tidak jujur atau memutarbalikkan kebenaran.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:13

Ayat ini menggambarkan orang yang tidak berguna dan fasik, yang berkomunikasi dengan cara yang licik dan menipu, seperti berbicara dengan mulut serong atau menggunakan bahasa tubuh yang penuh sindiran. Ini menunjukkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:14

Orang fasik merencanakan kejahatan dalam hati dan menabur perselisihan. Ini menunjukkan bahwa kejahatan tidak terjadi secara kebetulan, tetapi direncanakan dengan sengaja. Orang seperti itu menjadi sumber konflik dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:15

Ayat ini menegaskan bahwa orang yang merencanakan kejahatan akan mengalami kebinasaan secara tiba-tiba. Bencana datang tanpa peringatan, dan kehancuran tidak dapat disembuhkan. Ini adalah peringatan bahwa kejahatan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:16

Ayat ini memperkenalkan daftar hal-hal yang dibenci Tuhan, dengan pola 'enam, bahkan tujuh' yang menunjukkan daftar lengkap. Ini menegaskan bahwa Tuhan sangat serius tentang dosa-dosa tertentu yang merusak hubungan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:17

Ayat ini menyebutkan tiga hal pertama yang dibenci Tuhan: mata sombong, lidah dusta, dan tangan yang menumpahkan darah tak bersalah. Ini menggambarkan dosa yang bermula dari sikap hati, kemudian diungkapkan melalui…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:18

Ayat ini melanjutkan daftar hal yang dibenci Tuhan: hati yang merencanakan kejahatan dan kaki yang cepat menuju kejahatan. Ini menekankan bahwa dosa dimulai dari dalam hati dan kemudian diwujudkan dalam tindakan. Tuhan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:19

Ayat ini menegaskan bahwa Allah membenci orang yang berdusta dan memutarbalikkan kebenaran, terutama dalam kesaksian di pengadilan atau dalam hubungan antarsaudara. Ini termasuk dalam daftar tujuh hal yang menjadi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Amsal 6 selengkapnya