Simpan perintah orang tua

Amsal 6:20-35

Peringatan Mengenai Perzinaan

20Anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan jangan membuang pengajaran ibumu. 21Ikatlah mereka selalu dalam hatimu; kalungkanlah mereka pada lehermu. 22Saat kamu berjalan, mereka akan menuntunmu; saat kamu berbaring, mereka akan menjagamu; saat kamu bangun, mereka akan berbicara kepadamu. 23Sebab, perintah adalah pelita, ajaran adalah cahaya, dan teguran didikan adalah jalan kehidupan, 24untuk melindungimu dari perempuan jahat, dari lidah licin perempuan asing. 25Jangan menginginkan kecantikannya dalam hatimu; jangan tergoda oleh bulu matanya. 26Sebab, harga seorang perempuan sundal hanyalah sepotong roti, tetapi istri orang lain memburu nyawa yang berharga. 27Dapatkah seseorang membawa api di depan dadanya tanpa membakar pakaiannya? 28Atau, dapatkah seseorang berjalan di atas bara tanpa menghanguskan kakinya? 29Demikian juga dia yang tidur bersama istri sesamanya; tidak seorang pun yang menjamahnya akan bebas dari hukuman. 30Orang tidak akan menghina pencuri jika dia mencuri untuk memuaskan keinginannya saat dia lapar, 31tetapi jika dia tertangkap, dia akan membayar tujuh kali lipat; dia akan menyerahkan seluruh harta benda rumahnya. 32Namun, orang yang berbuat zina dengan seorang perempuan tidaklah berakal budi; dia yang melakukannya menghancurkan dirinya sendiri. 33Luka dan aib akan dia peroleh, dan rasa malunya tidak akan terhapuskan. 34Sebab, cemburu menimbulkan kemarahan seorang laki-laki, dan dia tidak akan berbelaskasihan pada hari pembalasan. 35Dia tidak akan mengindahkan suap apa pun; dia tidak akan menerima berapa banyak pun pemberianmu.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Seruan untuk menghormati orang tua

Ayat ini memulai bagian baru yang menekankan pentingnya menjaga ajaran orang tua. Ini adalah nasihat langsung dari seorang ayah kepada anaknya, mengingatkan untuk tidak membuang didikan ibu, karena itu adalah warisan berharga untuk hidup.

Di mana

Yerusalem

Suasana pengajaran di rumah atau sekolah hikmat

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nasihat tentang hal-hal yang dibenci
Amsal tentang perzinahan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal (tradisi Salomo)

Guru hikmat yang peduli pada didikan

A

Kepada

Anak didik (murid)

Orang muda yang perlu bimbingan

Arti tiap ayat

Penjelasan Amsal 6:20-35 Ayat per Ayat

Amsal 6:20

Ayat ini menasihati anak untuk menjaga dan menghormati ajaran serta didikan orang tua. Perintah ayah dan pengajaran ibu adalah warisan berharga yang membimbing hidup, bukan sekadar aturan yang dibuang.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:21

Ayat ini menyuruh kita untuk mengikat perintah dan ajaran orang tua di hati dan di leher, artinya menjadikannya bagian dari identitas dan ingatan kita. Ini adalah metafora untuk selalu mengingat dan memegang teguh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:22

Ayat ini menggambarkan bahwa ajaran dan didikan dari orang tua (yang mewakili hikmat) akan menuntun, menjaga, dan berbicara kepada kita dalam berbagai situasi hidup: saat berjalan, berbaring, dan bangun. Artinya,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:23

Ayat ini menggunakan metafora pelita, cahaya, dan jalan untuk menggambarkan bahwa perintah, ajaran, dan teguran memberi petunjuk, menerangi kegelapan, dan menunjukkan cara hidup yang benar. Tanpa itu kita tersesat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:24

Ayat ini menjelaskan bahwa mengikuti perintah dan ajaran akan melindungi kita dari godaan percabulan, khususnya dari bujukan perempuan yang licik. Hikmat menjadi perisai terhadap dosa seksual dan penipuan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:25

Ayat ini memperingatkan kita untuk tidak menginginkan kecantikan fisik seorang perempuan atau tergoda oleh pesonanya, karena itu bisa menjerumuskan ke dalam dosa. Fokusnya adalah pada hati dan pikiran kita, bukan pada…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:26

Ayat ini menjelaskan konsekuensi dari dosa seksual: perempuan sundal hanya membawa kehilangan dan kehancuran, seperti sepotong roti yang tidak mengenyangkan, sedangkan perzinahan menjerumuskan ke dalam bahaya yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:27

Ayat ini memakai analogi: membawa api di dekat dada akan membakar pakaian, begitu juga berbuat dosa pasti ada konsekuensi. Tidak mungkin bermain dengan godaan tanpa terbakar.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:28

Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa tak mungkin berjalan di atas bara api tanpa menghanguskan kaki. Ini menunjukkan bahwa perzinahan selalu meninggalkan luka, tidak ada yang aman.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:29

Ayat ini mengatakan bahwa siapa pun yang tidur dengan istri orang lain pasti akan dihukum. Tidak ada alasan atau pengecualian, perzinahan adalah dosa yang serius dan ada konsekuensinya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:30

Ayat ini menjelaskan bahwa orang tidak memandang rendah pencuri jika dia mencuri karena lapar, tetapi tetap saja dia harus membayar ganti rugi. Ini menunjukkan bahwa setiap kesalahan tetap punya konsekuensi, meskipun…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:31

Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang mencuri karena lapar tidak dianggap hina seperti pezina, tetapi tetap harus membayar ganti rugi tujuh kali lipat. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan bisa dimengerti, namun konsekuensi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:32

Orang yang berzina dianggap tidak berakal budi, karena tindakannya menghancurkan dirinya sendiri. Ini menegaskan bahwa perbuatan zina bukan hanya dosa, tetapi juga kebodohan yang membawa kehancuran bagi pelakunya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:33

Orang yang berzina akan mengalami luka dan aib yang tidak terhapuskan. Artinya, dosa tersebut membawa penderitaan dan kehinaan yang permanen, yang tidak bisa dihilangkan dengan mudah. Ini menggambarkan akibat serius…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:34

Cemburu membuat seorang suami marah dan tidak mau mengampuni saat istrinya diselingkuhi. Ayat ini menunjukkan bahwa rasa cemburu yang hebat dapat memicu kemarahan yang tak kenal belas kasihan, dan itu adalah respons…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 6:35

Suami yang cemburu tidak akan menerima suap atau tebusan apa pun untuk memaafkan kesalahan orang yang berzina dengan istrinya. Ini menegaskan bahwa pengkhianatan dalam pernikahan tidak bisa diselesaikan dengan materi,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Amsal 6 selengkapnya