Terjerat Kata-Kata Sendiri

Amsal 6:2

Hati-hati pada Jerat dan Kemalasan

jika kamu terjerat oleh perkataan-perkataan mulutmu, tertangkap oleh perkataan-perkataan mulutmu,

Amsal 6:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 6:2?

Ayat ini menjelaskan bahwa sering kali kita terjerat oleh perkataan kita sendiri. Ketika kita berjanji atau setuju untuk menjadi penjamin, tanpa berpikir panjang, kita sebenarnya mengikat diri kita sendiri. Perkataan yang keluar dari mulut kita bisa menjadi perangkap yang menjerat kita.

Latar belakang

Akibat dari perkataan yang tidak dipikirkan

Ayat ini menjelaskan bahwa seseorang bisa terjerat oleh perkataannya sendiri, seperti binatang yang masuk perangkap. Ini tentang konsekuensi dari janji yang diucapkan sembarangan.

Di mana

Yerusalem

Lanjutan pengajaran di istana

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~40 tahun

A

Kepada

Anak didiknya

Muda, mungkin calon pemimpin, perlu bimbingan praktis

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָקַשׁ

yāqash · terjerat

tertangkap dalam jerat atau perangkap

אִמְרָה

imrah · perkataan-perkataan

ucapan atau janji yang keluar dari mulut

פֶּה

peh · mulutmu

mulut, alat bicara yang melambangkan perkataan seseorang

Kata-kata yang diucapkan tanpa berpikir bisa menjadi jerat yang membuat kita tertangkap, seperti binatang yang tak bisa lepas.

Tahukah kamu

Perangkap kata

Dalam bahasa Ibrani, kata 'terjerat' menggunakan gambaran hewan yang tertangkap jerat, menunjukkan betapa seriusnya terjebak oleh kata-kata sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 6:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 6:2

✕  Sering dikira

Dianggap bahwa semua perkataan berbahaya.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah perkataan ceroboh, terutama janji atau komitmen yang tidak dipikirkan matang.

✕  Sering dikira

Hanya tentang sumpah.

✓  Yang sebenarnya

Bisa juga tentang perkataan sehari-hari yang mengikat kita.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 6:2

Berhati-hatilah dengan setiap perkataan kita. Jangan mudah berjanji atau mengiyakan sesuatu yang belum pasti. Lebih baik menahan diri daripada menyesal di kemudian hari.

Ya Tuhan, tolong aku untuk berpikir sebelum berbicara dan berhati-hati dalam setiap janji yang kuucapkan. Amin.