Tabut di Negeri Filistin
1 Samuel 6:1-21
Tabut Perjanjian Allah Dikembalikan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Tujuh Bulan di Tanah Asing
Setelah dikalahkan oleh orang Filistin, Tabut Allah tertawan di negeri mereka selama tujuh bulan. Ini adalah masa penantian dan penderitaan bagi Israel, tetapi juga masa di mana Allah menunjukkan kuasa-Nya di tengah musuh.
Di mana
Israel/Palestina
Konteks naratif, di tanah Filistin
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Nabi dan sejarawan Israel, mencatat karya Allah
Kepada
Pembaca Israel
Umat pilihan yang hidup di bawah perjanjian
Arti tiap ayat
Penjelasan 1 Samuel 6:1-21 Ayat per Ayat
1 Samuel 6:1
Tabut Allah, yang melambangkan kehadiran Allah Israel, berada di wilayah Filistin selama tujuh bulan setelah ditangkap. Ini menunjukkan bahwa Allah berkuasa bahkan di negeri musuh, tetapi juga waktu bagi Filistin untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:2
Setelah merasakan tulah, orang Filistin memanggil para imam dan ahli tenung untuk meminta petunjuk cara mengembalikan Tabut Allah kepada Israel. Mereka bingung dan mencari solusi dari para pemuka agama mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:3
Para imam menyarankan agar Tabut Allah dikembalikan bersama dengan kurban penebus salah berupa barang emas. Tujuannya agar mereka sembuh dan tahu bahwa tulah itu berasal dari tangan Allah, bukan kebetulan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:4
Orang Filistin bertanya berapa banyak kurban yang harus dibayar, dan para imam menjawab: lima patung borok emas dan lima patung tikus emas, sesuai jumlah kota dan raja Filistin, karena tulah yang sama menimpa mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:5
Mereka diminta membuat patung borok dan tikus yang merusak tanah, serta memberikan hormat kepada Allah Israel, dengan harapan agar tulah berhenti. Ini mengakui bahwa Allah Israel adalah penyebab malapetaka itu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:6
Para imam mengingatkan orang Filistin agar tidak mengeraskan hati seperti Firaun dan orang Mesir, yang akhirnya dihukum oleh Allah. Mereka memberi contoh bagaimana sikap keras kepala berakhir dengan kehancuran.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:7
Orang Filistin diperintahkan untuk membuat kereta baru dan menggunakan dua sapi perah yang belum pernah dipasang kuk, sebagai uji untuk mengetahui apakah tulah itu berasal dari Allah Israel atau kebetulan. Anak sapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:8
Tabut Allah beserta kurban tebus salah berupa benda-benda emas ditempatkan di atas kereta. Hal ini menunjukkan bahwa orang Filistin mengakui otoritas Allah Israel dan berusaha menebus kesalahan mereka dengan memberi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:9
Orang Filistin menguji keaslian tulah itu dengan memperhatikan arah kereta yang ditarik sapi. Jika sampai ke Bet-Semes, berarti Allah yang mendatangkan malapetaka itu; jika tidak, itu hanya kebetulan. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:10
Orang Filistin menuruti nasihat para imam dan ahli tenung: mereka mengambil dua ekor sapi yang masih menyusui, memasangnya pada kereta, tetapi menahan anak-anak sapi di rumah. Ini adalah tindakan iman yang berisiko,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:11
Mereka meletakkan Tabut Allah di atas kereta bersama peti yang berisi tikus-tikus emas dan patung borok sebagai kurban tebus salah. Ini memperlihatkan bahwa mereka mengakui dosa dan berusaha memberi kompensasi,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:12
Sapi-sapi itu berjalan langsung ke Bet-Semes sambil melenguh, tanpa menyimpang ke kanan atau kiri, dan raja-raja Filistin mengikuti sampai ke batas kota. Ini adalah bukti nyata bahwa Allah yang mengendalikan perjalanan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:13
Orang-orang Bet-Semes sedang menuai gandum di lembah ketika mereka melihat Tabut Allah datang. Mereka bersukacita karena Tabut itu kembali, menandakan bahwa Allah Israel telah mengakhiri tulah atas orang Filistin dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:14
Kereta yang membawa Tabut berhenti di ladang Yosua, orang Bet-Semes, dekat batu besar. Orang-orang di sana menggunakan kayu kereta sebagai kayu bakar dan mempersembahkan sapi-sapi sebagai kurban bakaran kepada TUHAN,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:15
Orang-orang Lewi menurunkan Tabut Allah beserta peti berisi benda-benda emas, lalu meletakkannya di atas batu besar. Pada hari itu, orang Bet-Semes mempersembahkan kurban bakaran dan kurban sembelihan kepada TUHAN,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:16
Setelah melihat Tabut Allah tiba di Bet-Semes, kelima raja kota orang Filistin kembali ke Ekron pada hari itu. Mereka menyaksikan bagaimana Allah Israel menerima kembali tabut-Nya dan mengakui kuasa-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:17
Orang Filistin memberikan lima patung borok emas, satu untuk masing-masing kota: Asdod, Gaza, Askelon, Gat, dan Ekron, sebagai kurban penebus salah kepada TUHAN. Ini adalah pengakuan mereka bahwa tulah itu berasal dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:18
Jumlah tikus emas sesuai jumlah kota Filistin, termasuk kota berbenteng dan desa, dan batu besar di ladang Yosua menjadi saksi sampai hari ini. Ini menunjukkan bahwa seluruh negeri Filistin terkena dampak tulah dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:19
Ayat ini menceritakan bahwa Tuhan menghukum orang Bet-Semes karena mereka melihat ke dalam Tabut Allah, yang dianggap kudus. Sekitar 50.070 orang mati, menunjukkan bahwa kekudusan Tuhan tidak boleh diremehkan. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:20
Setelah mengalami murka Tuhan, orang Bet-Semes bertanya, 'Siapakah yang tahan berdiri di hadapan TUHAN, Allah yang kudus ini?' Mereka menyadari kekudusan Allah yang dahsyat dan merasa tidak layak. Pertanyaan ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 6:21
Orang Bet-Semes mengirim utusan ke Kiryat-Yearim untuk meminta penduduk di sana mengambil Tabut Allah. Mereka ingin melepas tanggung jawab karena takut akan murka Allah. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mau menyimpan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →