Tabut dan Peti Emas di Atas Kereta
1 Samuel 6:8
Mengembalikan Tabut dengan Kurban
“Lalu, ambillah Tabut Allah dan taruhlah di atas kereta serta letakkanlah benda-benda emas yang harus kamu bayar sebagai tebusan salah pada peti di sisinya. Lalu, biarkanlah Tabut itu pergi.”1 Samuel 6:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian ambillah tabut TUHAN, muatkanlah itu ke atas kereta dan letakkanlah benda-benda emas, yang harus kamu bayar kepada-Nya sebagai tebusan salah, ke dalam suatu peti di sisinya. Dan biarkanlah tabut itu pergi.”1 Samuel 6:8 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian, ambillah Peti Perjanjian TUHAN, naikkanlah ke atas pedati, dan letakkan di sebelahnya kotak yang berisi benda-benda emas yang harus kamu persembahkan kepada-Nya sebagai tebusan dosamu. Biarlah pedati dan sapi itu berjalan dengan sendirinya.”1 Samuel 6:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Letakkanlah peti dewa mereka ke atas kereta itu, dan di sampingnya letakkan juga peti lain berisi emas yang berbentuk benjolan dan tikus sebagai persembahan penebusan kesalahan. Kemudian biarkanlah sapi-sapi itu berjalan sendiri tanpa dituntun.”1 Samuel 6:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And take the ark of the LORD, and lay it upon the cart; and put the jewels of gold, which ye return him for a trespass offering, in a coffer by the side thereof; and send it away, that it may go.”1 Samuel 6:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 6:8?
Tabut Allah beserta kurban tebus salah berupa benda-benda emas ditempatkan di atas kereta. Hal ini menunjukkan bahwa orang Filistin mengakui otoritas Allah Israel dan berusaha menebus kesalahan mereka dengan memberi hormat, sambil membiarkan Tabut itu pergi dengan sendirinya sebagai tanda bahwa Allah yang menentukan tujuan-Nya.
Latar belakang
Instruksi Lengkap untuk Mengembalikan Tabut
Tabut Allah harus diletakkan di atas kereta, dengan peti berisi kurban penebus salah emas di sisinya. Setelah itu, Tabut dibiarkan pergi tanpa penjagaan, sebagai ujian apakah Allah Israel yang mengendalikan jalannya.
Di mana
Filistia
Lanjutan instruksi sebelum pengiriman Tabut
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Para Imam dan Tukang Tenung
Penasihat agama Filistin, campuran praktik kultus dan akal sehat
Kepada
Orang Filistin
Para pemimpin dan rakyat Filistin yang ketakutan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָרוֹן
aron · Tabut
peti atau kotak, khususnya tabut perjanjian
שִׂימוּ
simu · letakkanlah
menaruh, menempatkan
אָשָׁם
asham · tebusan salah
korban penebus kesalahan, ganti rugi
Kata 'asham' menunjukkan bahwa Filistin mengakui kesalahan mereka dan berusaha membayar ganti rugi kepada Allah Israel, bukan sekadar untuk menenangkan dewa yang marah.
Tahukah kamu
Peti di Samping Tabut
Peti ini berisi patung emas borok dan tikus, yang merupakan kurban penebus salah khas Filistin, menunjukkan kombinasi budaya mereka dengan penghormatan kepada Allah Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 6:8
1 Samuel 6:4
jenis kurban
“Orang Filistin berkata, 'Apakah kurban penebus salah yang harus dibayar?' Mereka menjawab, 'Sesuai jumlah raja-raja kota orang Filistin, lima patung borok emas dan lima patung tikus emas.'”
Keluaran 25:10
deskripsi Tabut
“Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya, dan satu setengah hasta tingginya.”
Imamat 5:15
konsep tebusan salah
“Apabila seseorang berubah setia dan dengan tidak sengaja berbuat dosa dalam hal yang kudus bagi TUHAN, maka ia harus membawa kepada TUHAN seekor domba jantan yang tidak bercela sebagai tebusan salah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 6:8
✕ Sering dikira
Mengira Tabut dikembalikan dengan cara yang sama seperti barang rampasan biasa.
✓ Yang sebenarnya
Cara pengembaliannya disertai kurban penebus salah, menunjukkan rasa takut dan penghormatan kepada Allah Israel.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa peti emas itu adalah bagian dari Tabut asli.
✓ Yang sebenarnya
Peti itu adalah wadah tambahan buatan Filistin untuk menaruh kurban mereka, diletakkan di sisi Tabut.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 6:8
Ketika kita menyadari kesalahan, langkah pertama adalah mengakui dan membawa 'tebusan' berupa pertobatan yang tulus, lalu menyerahkan hasilnya kepada Tuhan untuk Dia yang mengarahkan.
Ya Tuhan, ajari aku untuk mengakui kesalahanku dan membawa persembahan yang berkenan, sambil mempercayakan masa depanku sepenuhnya kepada-Mu. Amin.