Sapi-sapi Dilepas, Anaknya Ditahan
1 Samuel 6:10
Tabut Allah Dikembalikan
“Orang-orang itu pun melakukannya. Mereka mengambil dua ekor sapi yang menyusui dan memasangnya pada kereta. Akan tetapi, anak-anaknya ditahan di rumah.”1 Samuel 6:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah diperbuat orang-orang itu. Mereka mengambil dua ekor lembu yang menyusui, dipasangnya pada kereta, tetapi anak-anaknya ditahan di rumah.”1 Samuel 6:10 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang itu menurut; mereka mengambil dua ekor sapi yang sedang menyusui, lalu dipasang pada pedati, sedangkan anak-anak sapi itu dikurung di dalam kandang.”1 Samuel 6:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka raja-raja Filistin melakukan tepat seperti petunjuk yang mereka terima. Mereka mengambil dua ekor induk sapi yang masih menyusui dan memasangkan pada bagian depan sebuah kereta baru yang dibuat dari kayu, sedangkan anak-anak sapi itu dikembalikan ke dalam kandangnya semula.”1 Samuel 6:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men did so; and took two milch kine, and tied them to the cart, and shut up their calves at home:”1 Samuel 6:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 6:10?
Orang Filistin menuruti nasihat para imam dan ahli tenung: mereka mengambil dua ekor sapi yang masih menyusui, memasangnya pada kereta, tetapi menahan anak-anak sapi di rumah. Ini adalah tindakan iman yang berisiko, karena sapi biasanya akan kembali ke anaknya; namun mereka meninggalkannya demi menguji kuasa Allah.
Latar belakang
Tindakan Orang Filistin
Orang Filistin mengikuti petunjuk para imam dan tukang tenung. Mereka mengambil dua ekor sapi yang menyusui, memasangnya pada kereta baru, dan menahan anak-anak sapi itu di rumah. Kemudian mereka mengikatkan sapi-sapi itu untuk menarik kereta yang membawa Tabut Allah.
Di mana
Wilayah Filistin
Di jalan menuju Bet-Semes
Kapan
~950 SM
Masa Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis sejarah Israel, tidak disebutkan namanya.
Kepada
Pembaca
Orang yang membaca kisah ini.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּעֲשׂוּ
wayya'asu · melakukannya
mereka melakukan, melaksanakan sesuai perintah
וַיִּקְחוּ
wayyiqchu · mengambil
mereka mengambil, membawa
בְּנֵיהֶם
beneihem · anak-anaknya
anak-anak mereka, yaitu anak sapi
Kata 'melakukannya' menekankan ketaatan orang Filistin pada instruksi yang diberikan. Mereka 'mengambil' sapi-sapi dan 'menahan' anak-anaknya, menunjukkan usaha mereka untuk menaati aturan pengiriman Tabut, namun tetap dalam ketidakpastian apakah sapi-sapi itu akan patuh. Ini menyoroti iman mereka yang campur aduk antara takhayul dan keinginan untuk menenangkan Allah Israel.
Tahukah kamu
Sapi yang Menyusui
Sapi yang baru saja melahirkan biasanya akan kembali kepada anaknya, bukan pergi menjauh. Karena itu, tindakan sapi-sapi ini berjalan ke arah Bet-Semes dianggap sebagai bukti bahwa Allah yang mengendalikan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 6:10
Ulangan 21:3-4
Sapi yang belum dipasangi kuk
“mengambil seekor lembu betina yang muda, yang belum pernah dipakai membajak atau menarik kereta...”
1 Samuel 6:7
Perintah yang diulang
“Ambil dan siapkanlah kereta baru dan dua ekor sapi yang menyusui, yang belum pernah dipasangi kuk.”
2 Samuel 6:3
Tabut di atas kereta
“Mereka menaruh tabut Allah di atas kereta yang baru...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 6:10
✕ Sering dikira
Menganggap sapi-sapi itu dengan sendirinya tidak punya naluri, sehingga mereka berjalan karena kebetulan.
✓ Yang sebenarnya
Naluri sapi untuk kembali pada anaknya membuat mereka seharusnya tidak mau pergi, sehingga tindakan mereka menunjukkan kuasa Allah.
✕ Sering dikira
Menyimpulkan bahwa orang Filistin hanya asal-asalan dalam mengembalikan Tabut, tanpa peduli aturan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru berusaha mengikuti petunjuk dengan tepat, termasuk menahan anak-anak sapi, untuk menghormati Allah Israel.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 6:10
Kadang kita harus melepaskan hal-hal yang paling kita cintai untuk mengikuti panggilan Tuhan. Percayalah bahwa ketika kita taat, Tuhan akan memelihara kita dan memakai tindakan kita untuk kemuliaan-Nya.
Bapa, berikan aku kekuatan untuk melepaskan apa yang berharga bagiku demi taat kepada-Mu, dan percaya bahwa Engkau tahu yang terbaik. Amin.