Pertanyaan Takut

1 Samuel 6:20

Siapa yang Tahan?

PerikopTabut Perjanjian Allah Dikembalikan · 1 Samuel 6:1-21 →
“Orang-orang Bet-Semes berkata, “Siapakah yang tahan berdiri di hadapan TUHAN, Allah yang kudus ini? Kepada siapakah Dia akan pergi meninggalkan kita?””

1 Samuel 6:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 6:20?

Setelah mengalami murka Tuhan, orang Bet-Semes bertanya, 'Siapakah yang tahan berdiri di hadapan TUHAN, Allah yang kudus ini?' Mereka menyadari kekudusan Allah yang dahsyat dan merasa tidak layak. Pertanyaan ini mencerminkan rasa takut dan heran akan kemuliaan Tuhan, dan mereka bertanya ke mana tabut itu akan dibawa agar tidak menimpa mereka.

Latar belakang

Ketakutan akan kekudusan Allah

Setelah bencana besar itu, penduduk setempat menyadari betapa kudus dan dahsyatnya Allah. Mereka bertanya-tanya siapa yang bisa berdiri di hadapan-Nya, dan ke mana Tabut harus dibawa agar mereka selamat.

Di mana

Bet-Semes

Di sekitar ladang Yosua

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian 50.070 orang
Mengirim pesan ke Kiryat-Yearim
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Bet-Semes

Penduduk yang selamat, dilanda ketakutan

S

Kepada

Sesama warga Bet-Semes

Mereka yang masih hidup dan bingung

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כול

khol · tahan

mampu, sanggup, tahan

עמד

amad · berdiri

berdiri, tetap tegak

קדוש

qadosh · kudus

kudus, terpisah, suci

Kata 'tahan' dan 'berdiri' mengungkapkan ketidakmampuan manusia di hadapan Allah yang 'kudus'. Ini mengajarkan bahwa kekudusan bukan hanya tentang moral, tapi juga kuasa yang menggentarkan.

Tahukah kamu

Pertanyaan retoris

Pertanyaan ini mirip dengan Mazmur 24:3, 'Siapakah yang boleh naik ke gunung TUHAN?' Menunjukkan tema yang sama tentang akses kepada Allah yang kudus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 6:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 6:20

✕  Sering dikira

Allah tidak bisa didekati sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ada cara yang benar untuk mendekat, seperti melalui imam dan korban.

✕  Sering dikira

Orang Bet-Semes tidak percaya Allah.

✓  Yang sebenarnya

Mereka justru sangat menghormati Allah, tetapi takut karena dosa.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 6:20

Ketika kita menyadari kebesaran dan kekudusan Allah, kita mungkin merasa takut dan tidak layak. Namun, justru di situlah kita dipanggil untuk mendekat dengan rendah hati, bukan menjauh. Biarkan kekaguman akan Allah membawa kita pada pengakuan dan penyerahan diri.

Tuhan, mampukan kami untuk berdiri di hadapan-Mu dengan hati yang takut akan Engkau, namun juga penuh percaya pada kasih-Mu. Amin.