Firman yang Menimpa Israel
Yesaya 9:8-21
Murka TUHAN terhadap Efraim
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Peringatan untuk Efraim
TUHAN menyampaikan firman kepada Yakub, dan firman itu 'menimpa' Israel—artinya menjadi beban yang menghakimi. Mereka telah sombong dan mengandalkan kekuatan sendiri, sehingga firman ini menjadi tanda penghakiman.
Di mana
Samaria
Ibu kota Kerajaan Utara, ~9 km dari Sikhem
Kapan
~733 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang menyampaikan perkataan Allah
Kepada
Kerajaan Utara
Efraim dan Samaria, pusat kemurtadan
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 9:8-21 Ayat per Ayat
Yesaya 9:8
Ayat ini menandai pergeseran fokus dari janji Mesias kepada penghakiman atas Israel. TUHAN menyampaikan firman kepada Yakub, dan firman itu menimpa Israel. Ini menunjukkan bahwa pesan Allah, baik itu berkat atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:9
Ayat ini berbicara tentang kesombongan bangsa Israel, khususnya Efraim dan Samaria. Mereka mengaku tahu kehendak Allah, tetapi hati mereka sombong dan congkak. Mereka merespons peringatan Allah dengan sikap menantang,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:10
Ayat ini menjelaskan bahwa karena kesombongan Israel, TUHAN akan membangkitkan musuh-musuh mereka, seperti Rezin (raja Aram) dan musuh-musuh lainnya. Tuhan memakai bangsa-bangsa asing untuk menghukum umat-Nya yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:11
Ayat ini melanjutkan gambaran hukuman: musuh dari timur (Aram) dan barat (Filistin) akan menyerang Israel dan melahapnya. Namun, murka TUHAN belum reda, tangan-Nya masih terangkat. Ini berarti hukuman yang dijatuhkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:12
Ayat ini menunjukkan keadaan Israel yang tidak mau berbalik kepada Allah yang telah memukul mereka. Mereka tidak mencari TUHAN semesta alam. Ini menjadi alasan mengapa hukuman terus berlanjut. Ini menggambarkan hati…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:13
Ayat ini menunjukkan respons Israel yang keras kepala: mereka tidak mau berbalik dari dosa walau sudah dihukum. Mereka tidak mencari TUHAN, melainkan terus hidup dalam pemberontakan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:14
Ayat ini menggambarkan hukuman yang menyeluruh: Tuhan akan memotong kepala (pemimpin) dan ekor (nabi palsu) Israel dalam satu hari, artinya tidak ada yang luput dari penghakiman.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:15
Ayat ini menjelaskan bahwa pemimpin Israel yang seharusnya menjadi teladan justru menyesatkan bangsa, sehingga rakyat menjadi bingung dan tersesat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:16
Karena semua orang fasik dan tidak layak, Tuhan tidak bersukacita atas mereka dan tidak berbelaskasihan, bahkan kepada orang muda, yatim, dan janda. Murka-Nya belum reda.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:17
Kejahatan ibarat api yang membakar semuanya—duri, belukar, dan hutan—menghanguskan negeri dan menjadi gumpalan asap. Ini gambaran kehancuran yang ditimbulkan oleh dosa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:18
Murka Tuhan membuat negeri hangus dan penduduknya seperti bahan bakar api. Mereka saling menyakiti, tidak ada belas kasihan—bahkan saudara sendiri pun disakiti.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:19
Ayat ini menggambarkan kehancuran akibat kejahatan: bangsa Israel saling menyerang dan memakan satu sama lain secara harfiah, sebagai akibat dari murka Tuhan. Ini menunjukkan bahwa dosa yang dibiarkan akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:20
Ayat ini menunjukkan perang saudara antara suku Manasye dan Efraim, yang seharusnya bersaudara. Mereka saling menghancurkan, dan akhirnya bersekutu melawan Yehuda. Ini menggambarkan konsekuensi dari dosa: perpecahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 9:21
Ayat ini menegaskan bahwa meskipun Israel sudah dihancurkan, murka Tuhan belum reda dan tangan-Nya masih terangkat untuk menghukum. Ini menunjukkan bahwa hukuman Tuhan bisa berlanjut jika umat tidak bertobat dan terus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →