Kegelapan yang Berubah Menjadi Terang

Yesaya 9:1-7

Kelahiran Raja Damai

1(8-23) Namun, tidak akan ada lagi kesuraman bagi dia yang dahulu berada dalam kesusahan. Dahulu, Dia memandang rendah tanah Zebulon dan tanah Naftali, tetapi pada kemudian hari, Dia akan memuliakan jalan dekat laut di seberang Sungai Yordan, yaitu Galilea, daerah bangsa-bangsa asing. 2(9-1) Bangsa yang berjalan dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar. Mereka yang tinggal di negeri yang gelap, terang bercahaya atas mereka. 3(9-2) Engkau telah melipatgandakan bangsa itu, Engkau menambahkan sukacita mereka. Mereka akan bergembira di hadapan-Mu seperti kegembiraan pada waktu panen, seperti orang-orang bergirang saat mereka membagi-bagi barang jarahan. 4(9-3) Sebab, kuk yang ditanggungnya dan kayu pikulan di bahunya, yaitu tongkat para penindas mereka, telah Engkau patahkan seperti pada zaman orang Midian. 5(9-4) Setiap sepatu bot pasukan yang berderap dalam kericuhan perang dan setiap jubah yang berlumuran darah, akan dibakar, menjadi bahan bakar untuk api. 6(9-5) Sesungguhnya, seorang anak telah lahir bagi kita, seorang putra telah dikaruniakan bagi kita, dan pemerintahan akan ada di bahunya; nama-Nya akan disebut: “Penasihat Ajaib”, “Allah Yang Mahakuasa”, “Bapa Yang Kekal”, “Raja Damai”. 7(9-6) Peningkatan pemerintahan dan perdamaian-Nya tidak akan berakhir, atas takhta Daud dan atas kerajaan-Nya, untuk mendirikan dan menopang kerajaan itu dengan keadilan dan kebenaran, mulai hari itu sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan membuat hal ini terjadi!

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Harapan di Tengah Penghakiman

Yesaya menubuatkan bahwa wilayah Zebulon dan Naftali yang tadinya direndahkan akan dimuliakan. Ini adalah janji pemulihan bagi daerah yang menjadi korban invasi, dan menjadi dasar pengharapan bagi umat yang sedang tertindas.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau tempat umum, saat menyampaikan nubuat

Kapan

~735 SM

Periode kerajaan terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur meningkat
Jatuhnya Samaria (722 SM)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-680 SM, penasihat raja

B

Kepada

Bangsa Yehuda dan Israel

Umat pilihan yang sedang menghadapi ancaman Asyur

Arti tiap ayat

Penjelasan Yesaya 9:1-7 Ayat per Ayat

Yesaya 9:1

Yesaya 9:1 berbicara tentang harapan bagi wilayah Zebulon dan Naftali yang dulunya diremehkan, tetapi akan dimuliakan. Ini menunjuk pada zaman Mesias yang membawa terang dan pemulihan bagi daerah yang penuh kegelapan,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:2

Yesaya 9:2 menggambarkan sukacita besar ketika bangsa yang hidup dalam kegelapan melihat terang yang besar. Ini adalah metafora tentang pembebasan dari penindasan dan datangnya keselamatan, yang digenapi dalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:3

Yesaya 9:3 membandingkan sukacita orang percaya dengan kegembiraan saat panen dan saat membagi jarahan perang. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan kemenangan dan berkat yang melimpah, sehingga umat-Nya bersorak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:4

Yesaya 9:4 berbicara tentang penghancuran alat-alat penindasan, seperti kuk dan tongkat, yang akan dipatahkan oleh Tuhan. Ini mengingatkan pada kemenangan Gideon atas Midian, menunjukkan bahwa Tuhan mampu membebaskan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:5

Yesaya 9:5 menggambarkan akhir dari perang, di mana sepatu bot dan jubah yang berlumuran darah akan dibakar sebagai bahan bakar api. Ini berarti suatu masa damai yang sempurna, di mana alat-alat perang tidak lagi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:6

Yesaya 9:6 adalah nubuat tentang kelahiran Mesias, yang disebut Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Ayat ini menegaskan keilahian dan keabadian Kristus, yang memerintah dengan keadilan dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Yesaya 9:7

Ayat ini adalah kelanjutan dari janji kelahiran Mesias. Ini menegaskan bahwa pemerintahan-Nya akan terus bertambah dan damai-Nya tidak berkesudahan, memerintah di atas takhta Daud dengan keadilan dan kebenaran…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Yesaya 9 selengkapnya