Murka Allah masih teracung

Yesaya 9:21

Murka yang Belum Reda

(9-20) Manasye memakan Efraim, dan Efraim memakan Manasye. Kemudian, keduanya melawan Yehuda. Meski terjadi demikian, murka-Nya belumlah reda, tangan-Nya masih terangkat.

Yesaya 9:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 9:21?

Ayat ini menegaskan bahwa meskipun Israel sudah dihancurkan, murka Tuhan belum reda dan tangan-Nya masih terangkat untuk menghukum. Ini menunjukkan bahwa hukuman Tuhan bisa berlanjut jika umat tidak bertobat dan terus berbuat jahat.

Latar belakang

Murka yang Tak Terpadamkan

Yesaya menegaskan bahwa setelah semua kehancuran yang disebabkan oleh dosa dan konflik internal, murka TUHAN belum reda dan tangan-Nya tetap terangkat untuk menghukum. Ini menunjukkan keseriusan dosa dan keteguhan penghakiman Allah.

Di mana

Samaria

Pusat Kerajaan Utara

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terbelah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perang saudara antar suku
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, penasihat raja Yehuda

B

Kepada

Bangsa Israel (Kerajaan Utara)

Orang-orang yang hidup dalam kemakmuran palsu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

'af · murka

hidung, kemarahan, geram; menggambarkan nafas yang membara

יָד

yad · tangan

tangan, kekuatan, kuasa; melambangkan tindakan

נָטוּיָה

netuyah · terangkat

teracung, direntangkan; kesiapan untuk memukul

Murka Allah bukan sekadar emosi, melainkan tindakan yang siap dilakukan; 'tangan terangkat' berarti hukuman yang pasti terjadi, bukan sekedar ancaman.

Tahukah kamu

Frasa Khas Yesaya

Ungkapan 'Meski demikian, murka-Nya belum reda; tangan-Nya masih terangkat' muncul empat kali dalam pasal 9 dan 10 (9:12, 9:17, 9:21, 10:4). Ini seperti refrain yang menggarisbawahi konsekuensi dosa yang terus berlanjut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 9:21

✕  Sering dikira

Murka Allah itu seperti kemarahan manusia yang tidak terkendali.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons adil dan terkendali terhadap dosa, bukan ledakan emosi.

✕  Sering dikira

Tangan Allah 'terangkat' berarti Dia akan memberkati.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, tangan terangkat untuk menghukum, bukan memberkati.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 9:21

Tuhan itu sabar, tetapi jika kita terus hidup dalam dosa, konsekuensinya bisa semakin berat. Ini adalah panggilan untuk serius memeriksa hidup kita: apakah ada dosa yang belum kita tinggalkan? Mari bertobat sekarang sebelum terlambat.

Tuhan, ampuni dosa-dosaku dan tariklah aku kepada pertobatan sejati, sebelum murka-Mu menimpaku. Amin.