Raja-raja saling melahap dalam kekacauan

Yesaya 9:20

Murka yang Belum Reda

(9-19) Mereka merampas yang ada di sebelah kanan, tetapi masih lapar. Mereka melahap yang ada di sebelah kiri, tetapi tidak kenyang. Maka, mereka masing-masing memakan daging dari lengan mereka sendiri.

Yesaya 9:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 9:20?

Ayat ini menunjukkan perang saudara antara suku Manasye dan Efraim, yang seharusnya bersaudara. Mereka saling menghancurkan, dan akhirnya bersekutu melawan Yehuda. Ini menggambarkan konsekuensi dari dosa: perpecahan dan kehancuran di dalam umat Tuhan.

Latar belakang

Perang Saudara Antar Suku

Yesaya menggambarkan kehancuran internal Israel: keserakahan dan kelaparan membuat orang-orang saling merampas dan bahkan memangsa saudara sendiri. Ini adalah metafora untuk konflik antar suku (Manasye dan Efraim) yang menghancurkan bangsa dari dalam, sementara murka TUHAN tetap menyala.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan nubuat, Yerusalem

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terbelah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan terhadap TUHAN
Serangan Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, penasihat raja Yehuda

B

Kepada

Bangsa Israel (Kerajaan Utara)

Orang-orang yang hidup dalam kemakmuran palsu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכַל

'akhal · memakan

melahap, mengonsumsi, menghancurkan

מְנַשֶּׁה

Menashsheh · Manasye

nama suku; artinya 'membuat lupa'

אֶפְרַיִם

'Efrayim · Efraim

nama suku; artinya 'buah yang berlimpah'

Kedua suku yang namanya penuh berkat ('buah berlimpah' dan 'melupakan penderitaan') justru saling menghancurkan—menggambarkan dosa yang menyalahgunakan berkat Allah.

Tahukah kamu

Kannibalisme sebagai Gambaran Dosa

Di Timur Tengah kuno, memakan daging manusia adalah hal yang mengerikan dan tabu. Yesaya memakai ini untuk menunjukkan betapa busuknya dosa: egoisme yang menghancurkan ikatan sosial paling dasar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 9:20

✕  Sering dikira

Ayat ini menganjurkan tindakan kanibalisme.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penghukuman simbolis atas dosa yang mengerikan, bukan ajakan.

✕  Sering dikira

Manasye dan Efraim adalah dua orang raja yang berkelahi.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah nama suku-suku Israel yang mewakili persekutuan suku-suku utara.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 9:20

Perpecahan sering dimulai dari hal kecil yang dibiarkan. Dalam keluarga, gereja, atau komunitas, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai, bukan pemicu konflik. Sudahkah kita berusaha merangkul saudara seiman yang berbeda pandangan?

Ya Tuhan, jadikan aku pembawa damai di tengah perpecahan, agar nama-Mu dimuliakan. Amin.