Sombong di Tengah Reruntuhan
Yesaya 9:9
Hukuman atas Kesombongan
“(9-8) Seluruh bangsa itu akan mengetahuinya, yaitu Efraim dan penduduk Samaria, yang dengan sombong dan dengan hati yang congkak berkata,”Yesaya 9:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(9-8) Biarlah seluruh bangsa itu mengetahuinya, yakni Efraim dan penduduk Samaria, yang berkata dengan congkaknya dan tinggi hatinya:”Yesaya 9:9 · TB
Terjemahan Baru
“(9-8) Seluruh bangsa Israel dan penduduk Samaria akan mengetahui bahwa Tuhanlah yang melakukannya. Sekarang mereka sombong dan tinggi hati. Kata mereka,”Yesaya 9:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And all the people shall know, even Ephraim and the inhabitant of Samaria, that say in the pride and stoutness of heart,”Yesaya 9:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 9:9?
Ayat ini berbicara tentang kesombongan bangsa Israel, khususnya Efraim dan Samaria. Mereka mengaku tahu kehendak Allah, tetapi hati mereka sombong dan congkak. Mereka merespons peringatan Allah dengan sikap menantang, berkata bahwa mereka akan membangun kembali yang runtuh dan mengganti yang ditebang dengan yang lebih baik. Ini menunjukkan pola pikir yang tidak mau tunduk kepada Allah.
Latar belakang
Rencana Manusia
Bangsa Israel, terutama Efraim dan Samaria, berkata dengan sombong bahwa mereka akan membangun kembali dari reruntuhan dengan kekuatan sendiri. Mereka menolak bergantung pada Allah dan malah mengandalkan kemampuan mereka.
Di mana
Samaria
Kota yang akan dikepung, pusat kekuasaan utara
Kapan
~733 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang menubuatkan bencana akibat dosa
Kepada
Penduduk Efraim
Orang-orang yang bergantung pada rencana sendiri
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּאוֹן
ga'on · sombong
kesombongan yang meninggi, sering kali dipakai untuk sifat yang menentang Allah
גֹּדֶל
godel · congkak
keangkuhan hati yang membesarkan diri
בָּנָה
banah · membangun
mendirikan kembali, tetapi di sini berarti menggantikan rencana Allah
Ketiga kata ini mengungkapkan akar masalah: mereka menggantikan pembangunan Allah dengan rencana mereka sendiri, dilandasi kesombongan yang memandang rendah kebutuhan akan Allah.
Tahukah kamu
Bata vs Batu Pahat
Bata lumpur mudah hancur, sedangkan batu pahat adalah simbol kekuatan dan keahlian. Mereka mengira bisa memperbaiki dengan cara yang lebih baik, tetapi itu justru menunjukkan kesombongan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:9
Amsal 16:18
kehancuran orang sombong
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Yesaya 2:12
hukuman atas congkak
“Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta semua yang meninggikan diri.”
Obaja 1:3
sombong menipu
“Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, hai engkau yang tinggal di celah-celah bukit batu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 9:9
✕ Sering dikira
Mengira perkataan ini adalah ungkapan optimisme yang positif.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks, ini adalah ejekan terhadap kesombongan yang menantang Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap 'tembok bata' dan 'pohon ara' hanyalah metafora tanpa makna historis.
✓ Yang sebenarnya
Keduanya merujuk pada kerusakan nyata akibat serangan, tetapi mereka menganggap diri mampu memperbaikinya sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 9:9
Kita sering kali merespons teguran dengan sikap defensif, mencoba menunjukkan bahwa kita bisa memperbaiki keadaan sendiri. Kesombongan membuat kita menolak untuk bergantung pada Allah. Hari ini, mari kita periksa hati kita: apakah kita merendahkan diri atau justru meninggikan diri saat dikoreksi?
Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesombongan; ajari aku untuk rendah hati dan mau belajar dari teguran-Mu. Amin.