Mulut yang Terbuka Melahap

Yesaya 9:12

Murka yang Belum Reda

(9-11) Orang Aram dari timur dan orang Filistin dari barat. Mereka akan melahap Israel dengan mulut yang terbuka. Meski terjadi demikian, murka-Nya belumlah reda, tangan-Nya masih terangkat.

Yesaya 9:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 9:12?

Ayat ini menunjukkan keadaan Israel yang tidak mau berbalik kepada Allah yang telah memukul mereka. Mereka tidak mencari TUHAN semesta alam. Ini menjadi alasan mengapa hukuman terus berlanjut. Ini menggambarkan hati yang keras dan tidak mau mengakui kesalahan, yang mengakibatkan penderitaan berkepanjangan.

Latar belakang

Serangan dari Timur dan Barat

Musuh dari timur (Aram) dan barat (Filistin) akan menyerang Israel dengan keganasan, seperti binatang buas yang membuka mulut untuk melahap. Namun, murka Tuhan belum reda; hukuman yang lebih dahsyat masih akan datang.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Suci

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah di Yehuda

P

Kepada

Pembaca/umat Israel

Orang-orang yang mendengar nubuat ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכַל

akal · melahap

makan, menghabiskan, memakan habis

פֶּה

peh · mulut

mulut, pembukaan

פָּצָה

patsah · terbuka

membuka lebar

Kata 'akal' menunjukkan tindakan memakan yang menyeluruh. Gambaran mulut yang terbuka menekankan keganasan dan keinginan untuk menghancurkan, melambangkan kekuatan musuh yang dahsyat.

Tahukah kamu

Arah Serangan yang Simbolis

Orang Aram tinggal di timur laut Israel, sedangkan Filistin di barat daya. Jadi, Israel akan terjepit dari dua arah yang berlawanan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 9:12

✕  Sering dikira

Mengira murka Tuhan sudah berakhir setelah serangan ini.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini dengan jelas mengatakan murka-Nya belum reda, menunjukkan hukuman yang berkelanjutan.

✕  Sering dikira

Menafsirkan 'mulut' sebagai mulut harfiah binatang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk kekuatan yang menghancurkan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 9:12

Saat menghadapi kesulitan, kita mungkin salah mencari solusi atau menyalahkan orang lain. Tetapi panggilan Allah adalah untuk kembali kepada-Nya. Jangan biarkan penderitaan membuat kita makin jauh dari Tuhan, tetapi justru dekat kepada-Nya.

Bapa, tarik hatiku kembali kepada-Mu saat aku tersesat; jangan biarkan aku keras kepala, tetapi mampukan aku untuk mencari wajah-Mu. Amin.