Api Kejahatan yang Membara
Yesaya 9:17
Murka dan Pengharapan
“(9-16) Karena itu, TUHAN tidak mendapat sukacita dari orang-orang muda mereka, ataupun berbelaskasihan kepada anak yatim dan janda-janda mereka karena mereka semua fasik dan seorang pelaku kejahatan, semua mulut mereka mengucapkan kekejian. Meski terjadi demikian, murka-Nya belumlah reda, tangan-Nya masih terangkat.”Yesaya 9:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(9-16) Sebab itu Tuhan tidak bersukacita karena teruna-teruna mereka, dan tidak sayang kepada anak- anak yatim dan janda-janda mereka, sebab sekaliannya mereka murtad dan berbuat jahat, dan setiap mulut berbicara bebal. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.”Yesaya 9:17 · TB
Terjemahan Baru
“(9-16) Bangsa itu sudah murtad dan bejat dan semua perkataan mereka jahat. Sebab itu di antara para pemuda tak seorang pun diluputkan TUHAN. Ia tidak mengasihani para janda dan yatim piatu. Tetapi TUHAN masih marah dan tetap menghukum.”Yesaya 9:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore the LORD shall have no joy in their young men, neither shall have mercy on their fatherless and widows: for every one is an hypocrite and an evildoer, and every mouth speaketh folly. For all this his anger is not turned away, but his hand is stretched out still.”Yesaya 9:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 9:17?
Kejahatan ibarat api yang membakar semuanya—duri, belukar, dan hutan—menghanguskan negeri dan menjadi gumpalan asap. Ini gambaran kehancuran yang ditimbulkan oleh dosa.
Latar belakang
Api yang Memakan Segala
Kejahatan digambarkan seperti api yang membakar semak duri dan hutan, menghasilkan asap tebal. Murka Tuhan membakar negeri itu, dan penduduknya menjadi seperti bahan bakar, sehingga tidak ada yang mengasihani saudaranya.
Di mana
Yerusalem
Menerima penglihatan tentang kehancuran
Kapan
~735 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar di Yehuda, berani menyuarakan firman Tuhan
Kepada
Bangsa Israel
Kerajaan Utara yang sedang jatuh ke dalam kehancuran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּעַר
ba'ar · membakar
menyalakan dan menghabiskan, juga digunakan untuk memurnikan logam
שָׁמִיר
shamir · onak
tanaman berduri yang melambangkan kekeringan dan kutukan
אֵשׁ
esh · gumpalan asap
api, sering sebagai simbol kehadiran dan murka Allah
Kata 'ba'ar' dan 'esh' mengingatkan bahwa murka Allah itu menghanguskan, sementara 'shamir' menggambarkan kejahatan sebagai duri yang menyakitkan dan tak berguna. Metafora api menunjukkan kejahatan yang akhirnya menghancurkan diri sendiri.
Tahukah kamu
Api Semak vs Api Hutan
Di Israel kuno, semak duri adalah tanaman yang mudah terbakar dan cepat menjalar, digunakan sebagai metafora untuk kejahatan yang menyebar cepat dan tak terkendali.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 9:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 9:17
✕ Sering dikira
Mengira ini hanya gambaran tentang bencana alam, padahal ini simbol kehancuran moral dan spiritual.
✓ Yang sebenarnya
Api di sini adalah metafora murka Allah terhadap dosa, bukan sekadar fenomena fisik.
✕ Sering dikira
Mengira kejahatan hanya merusak orang jahat, padahal api ini melalap seluruh bangsa tanpa pandang bulu.
✓ Yang sebenarnya
Api kejahatan mengakibatkan kehancuran kolektif, termasuk orang yang tidak bersalah ikut menderita.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 9:17
Dosa punya efek merusak yang luas. Mari jaga hati dan pikiran kita agar api kejahatan tidak menyala dan merusak hidup kita serta orang lain.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kejahatan dan padamkan api dosa dalam hidupku. Amin.