Asyur, rotan murka Allah
Yesaya 10:5-19
Hukuman Allah terhadap Asyur
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Celakalah Asyur, Alat Murka
TUHAN menyebut Asyur sebagai 'rotan murka-Ku' dan 'tongkat amarah-Ku'. Ia memakai Asyur sebagai alat untuk menghukum umat-Nya yang munafik.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan kenabian
Kapan
~700 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman dalam penglihatan
Kepada
Yesaya
Nabi yang menyampaikan firman TUHAN
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 10:5-19 Ayat per Ayat
Yesaya 10:5
Tuhan menyebut Asyur sebagai alat murka-Nya, seperti tongkat untuk menghajar umat yang munafik. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memakai bangsa asing untuk mendisiplinkan umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:6
Tuhan mengirim Asyur untuk menjarah dan menginjak-injak bangsa Israel yang munafik, sebagai hukuman atas kemunafikan mereka. Namun, Asyur punya niat jahat yang melebihi rencana Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:7
Raja Asyur bermaksud menghancurkan dan memusnahkan banyak bangsa, tetapi Tuhan menggunakannya sebagai alat untuk menghukum Israel. Meskipun Asyur tidak menyadari hal ini, Tuhan tetap memegang kendali atas semua bangsa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:8
Asyur membual bahwa semua panglimanya adalah raja, menunjukkan kesombongan dan keangkuhan mereka. Mereka percaya diri mereka sangat kuat dan tidak terkalahkan, tetapi juga mengabaikan kekuasaan Tuhan yang sebenarnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:9
Asyur menyebutkan kota-kota yang telah mereka taklukkan, seperti Kalno, Karkemis, Hamat, Arpad, Samaria, dan Damsyik, sebagai bukti kekuatan mereka. Mereka merasa tidak ada yang dapat menghentikan mereka, termasuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:10
Asyur berpikir bahwa kerajaan-kerajaan berhala yang telah mereka kalahkan, dengan patung-patung yang lebih besar dari di Yerusalem dan Samaria, membuktikan bahwa Allah Israel tidak berdaya. Mereka tidak menyadari bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:11
Asyur menyombongkan diri bahwa mereka akan mengalahkan Yerusalem dan allah-allahnya seperti mereka mengalahkan Samaria. Namun, Tuhan akan menghukum kesombongan Asyur setelah Dia selesai memakainya untuk menghukum Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:12
Setelah menghukum Israel, Tuhan akan menghukum Asyur karena kesombongan dan kecongkakannya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan adil dan tidak akan membiarkan kejahatan berlangsung selamanya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:13
Raja Asyur membual bahwa semua keberhasilannya adalah hasil kekuatan dan hikmatnya sendiri, bukan karena Allah. Ia menganggap dirinya berkuasa atas bangsa-bangsa dan merampas harta mereka. Ayat ini memperlihatkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:14
Asyur menggambarkan penaklukannya seperti mengambil telur dari sarang burung; tidak ada yang berani melawan. Ia merasa begitu kuat sehingga tidak ada yang bisa menghalanginya. Ini menunjukkan arogansi yang berlebihan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:15
Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa kapak tidak lebih hebat dari pemakainya, dan gergaji tidak lebih hebat dari penggeraknya. Demikian pula Asyur hanyalah alat di tangan Allah; tidak pantas ia menyombongkan diri…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:16
Tuhan akan menghukum keangkuhan Asyur. Dia akan mengirimkan penyakit kepada orang-orang gagah mereka dan api yang membakar kemuliaan mereka. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak tinggal diam melihat kesombongan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:17
Terang Israel, yaitu Allah, akan menjadi api yang membakar semak duri (Asyur) dalam satu hari. Ini menggambarkan betapa cepat dan dahsyatnya penghakiman Allah terhadap orang yang menindas umat-Nya. Sekalipun Asyur kuat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:18
Kelebatan hutan Asyur akan dimusnahkan, baik jiwa maupun raga, sehingga mereka menjadi seperti orang sakit yang merana. Ini menegaskan bahwa kehancuran akan total, tidak meninggalkan apa pun. Allah sanggup…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 10:19
Ayat ini menggambarkan bahwa setelah murka Allah terhadap Israel selesai, hutan Asyur (lambang kekuatannya) akan habis terbakar, menyisakan sedikit pohon yang bisa dihitung oleh seorang anak kecil. Ini berarti kekuatan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →