Hati Asyur Terbaca
Yesaya 10:7
Murka Tuhan dan Cangkir Kesombongan
“Akan tetapi, dia tidak memiliki maksud demikian, ataupun berencana seperti itu di dalam hatinya. Hatinya justru berniat untuk menghancurkan dan membinasakan banyak bangsa.”Yesaya 10:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi dia sendiri tidak demikian maksudnya dan tidak demikian rancangan hatinya, melainkan niat hatinya ialah hendak memunahkan dan hendak melenyapkan tidak sedikit bangsa-bangsa.”Yesaya 10:7 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi raja Asyur mempunyai rencananya sendiri. Ia bertekad untuk memakai kekerasan dan membinasakan banyak bangsa.”Yesaya 10:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Howbeit he meaneth not so, neither doth his heart think so; but it is in his heart to destroy and cut off nations not a few.”Yesaya 10:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 10:7?
Raja Asyur bermaksud menghancurkan dan memusnahkan banyak bangsa, tetapi Tuhan menggunakannya sebagai alat untuk menghukum Israel. Meskipun Asyur tidak menyadari hal ini, Tuhan tetap memegang kendali atas semua bangsa.
Latar belakang
Asyur Alat di Tangan Tuhan, Tapi Hatinya Sombong
Tuhan memakai Asyur sebagai alat murka-Nya untuk menghukum Israel yang munafik. Namun, Asyur tidak menyadari hal itu; mereka mengira kehebatan mereka sendiri yang membuat mereka berhasil. Ayat ini menegaskan perbedaan antara rencana Tuhan dan niat hati Asyur yang jahat.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana/kuil, sedang menyampaikan firman
Kapan
~701 SM
Zaman Kerajaan Terbagi, menjelang akhir Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yerusalem, ~740 SM
Kepada
Bangsa Yehuda
Umat pilihan yang sedang diancam Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יְדַמֶּה
yedammeh · maksud
membayangkan, berpikir untuk melakukan sesuatu
יַחְשֹׁב
yachshov · berencana
menghitung, mempertimbangkan, merencanakan dalam hati
לְבָבוֹ
levavo · berbudi
hatinya, pusat kehendak dan emosi
Ketiga kata ini menunjukkan pusat kepribadian Asyur: hatinya. Meski Tuhan punya rencana, Asyur punya niat sendiri. Ini mengingatkan bahwa manusia tetap bertanggung jawab atas niatnya, walau Tuhan bisa memakai mereka untuk tujuan-Nya.
Tahukah kamu
Kata Ibrani yang Kaya
Kata yang diterjemahkan 'berencana' dalam bahasa Ibrani adalah 'chashav' yang juga bisa berarti 'menghitung' atau 'memikirkan'. Ini menunjukkan perbedaan antara rencana Tuhan dan perhitungan manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:7
Kejadian 50:20
Kontras niat manusia dan rencana Tuhan
“Memang kamu mereka-reka yang jahat terhadap aku, tetapi Allah mereka-rekakannya untuk kebaikan.”
Amsal 16:9
Rencana manusia vs kedaulatan Tuhan
“Hati manusia memikirkan jalannya, tetapi TUHAN yang menentukan arah langkahnya.”
Kisah Para Rasul 2:23
Tuhan memakai kejahatan untuk rencana-Nya
“Dia diserahkan menurut maksud dan rencana Allah, oleh tangan orang-orang durhaka, dan kamu telah menyalibkan-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 10:7
✕ Sering dikira
Mengira Asyur tidak bersalah karena dipakai Tuhan, sehingga mereka tidak layak dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan memang memakai mereka, tetapi itu tidak menghapus tanggung jawab moral mereka. Ayat 12-19 menunjukkan mereka tetap dihukum karena kesombongan.
✕ Sering dikira
Berpikir Tuhan hanya memakai orang baik untuk tujuan-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan bisa memakai siapa saja, bahkan bangsa yang jahat, untuk melaksanakan rencana-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 10:7
Seringkali kita merasa orang lain bertindak jahat kepada kita tanpa tujuan, tetapi Tuhan dapat memakai situasi yang tampak buruk untuk menyatakan keadilan dan kebenaran-Nya. Percayalah bahwa rencana Tuhan melampaui maksud jahat manusia.
Tuhan, ajar aku melihat tangan-Mu yang bekerja bahkan melalui keadaan yang tidak kumengerti. Amin.