Raja Asyur Membual
Yesaya 10:8
Murka Tuhan dan Cangkir Kesombongan
PerikopHukuman Allah terhadap Asyur · Yesaya 10:5-19 →“Sebab, dia berkata, ‘Bukankah semua panglimaku adalah para raja?”Yesaya 10:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab ia berkata: "Bukankah panglima-panglimaku itu raja-raja semua?”Yesaya 10:8 · TB
Terjemahan Baru
“Ia menyombongkan diri, katanya, "Panglima-panglimaku semuanya raja-raja!”Yesaya 10:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For he saith, Are not my princes altogether kings?”Yesaya 10:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 10:8?
Asyur membual bahwa semua panglimanya adalah raja, menunjukkan kesombongan dan keangkuhan mereka. Mereka percaya diri mereka sangat kuat dan tidak terkalahkan, tetapi juga mengabaikan kekuasaan Tuhan yang sebenarnya.
Latar belakang
Asyur Menganggap Panglimanya Sejajar Raja
Raja Asyur membual bahwa semua panglimanya berstatus raja, mungkin karena mereka memerintah wilayah taklukkan. Ini menunjukkan kesombongan dan kebanggaan mereka akan kekuatan militer. Kata-kata ini memperlihatkan bagaimana Asyur merendahkan semua pihak, termasuk Yerusalem.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana/kuil, sedang menyampaikan firman
Kapan
~701 SM
Zaman Kerajaan Terbagi, menjelang akhir Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yerusalem, ~740 SM
Kepada
Bangsa Yehuda
Umat pilihan yang sedang diancam Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּל
kol · semua
semua, seluruh
שָׂרַי
sarai · panglimaku
para pemimpin, pejabat tinggi
מְלָכִים
melakhim · raja
raja-raja, penguasa
Kata-kata ini menekankan klaim Asyur bahwa pemimpin mereka setara raja, menunjukkan keangkuhan mereka. Ini mengingatkan bahwa kuasa duniawi sering membuat manusia lupa diri.
Tahukah kamu
Jenderal Bergelar Raja
Di kekaisaran Asyur, panglima-panglima tinggi sering diberi gelar raja atas provinsi yang mereka pimpin. Jadi bualan ini bukan sepenuhnya bohong, tetapi tetap sombong karena menempatkan diri mereka sangat tinggi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:8
Daniel 4:30
Kesombongan penguasa
“Bukankah ini Babel yang besar itu yang telah kudirikan dengan kekuatanku sendiri...?”
Amsal 16:18
Nubuat kehancuran
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Yesaya 14:13-14
Penguasa yang lupa diri
“Engkau berkata: 'Aku akan naik ke langit...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 10:8
✕ Sering dikira
Menganggap semua raja Asyur adalah raja yang sah dan berdaulat.
✓ Yang sebenarnya
Mereka memang mendapat gelar raja, tetapi itu adalah jabatan yang diberikan oleh raja Asyur; mereka tetap panglima yang tunduk pada raja Asyur.
✕ Sering dikira
Mengira ini hanya omongan kosong tanpa makna.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan kesombongan Asyur yang menganggap diri mereka lebih unggul dari semua raja lain, yang menjadi dasar penghakiman Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 10:8
Kesombongan membuat kita merasa kuat dan mandiri, padahal semua kekuatan dan keberhasilan adalah anugerah Tuhan. Mari kita rendah hati dan mengakui bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa.
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan dan pimpin aku untuk selalu bersandar pada-Mu. Amin.