Kesombongan Raja Asyur
Yesaya 10:13
Celakanya Asyur dan Janji untuk Sisa Israel
“Sebab, dia berkata, “Dengan kekuatan tanganku, aku telah melakukannya, dan dengan hikmatku karena aku memiliki pengertian. Aku menghapus batas bangsa-bangsa. Aku menjarah harta kekayaan mereka dan dengan perkasa, aku menurunkan para penduduknya.”Yesaya 10:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab ia telah berkata: "Dengan kekuatan tanganku aku telah melakukannya dan dengan kebijaksanaanku, sebab aku berakal budi; aku telah meniadakan batas-batas antara bangsa, dan telah merampok persediaan-persediaan mereka, dengan perkasa aku telah menurunkan orang-orang yang duduk di atas takhta.”Yesaya 10:13 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Asyur membual, katanya, "Semua itu kulakukan dengan kuasaku sendiri. Aku bijaksana dan pintar. Kuhapus batas-batas antara bangsa-bangsa, dan kurampas persediaan mereka. Seperti banteng aku menginjak-injak orang-orang yang memerintah.”Yesaya 10:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For he saith, By the strength of my hand I have done it, and by my wisdom; for I am prudent: and I have removed the bounds of the people, and have robbed their treasures, and I have put down the inhabitants like a valiant man:”Yesaya 10:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 10:13?
Raja Asyur membual bahwa semua keberhasilannya adalah hasil kekuatan dan hikmatnya sendiri, bukan karena Allah. Ia menganggap dirinya berkuasa atas bangsa-bangsa dan merampas harta mereka. Ayat ini memperlihatkan kesombongan manusia yang melupakan bahwa Allah yang berdaulat atas segalanya.
Latar belakang
Raja Asyur Menyombongkan Diri
Yesaya menyampaikan perkataan raja Asyur yang membual bahwa ia telah berhasil menaklukkan bangsa-bangsa dengan kekuatannya sendiri. Ia menganggap dirinya yang menentukan segalanya, bukan TUHAN.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, mungkin di kota Yerusalem
Kapan
~700 SM
Periode kerajaan-kerajaan terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~700 SM
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang hidup dalam ketakutan akan Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֹּחַ
koach · kekuatan
kemampuan fisik atau otoritas
חָכְמָה
chokhmah · hikmat
kebijaksanaan atau keterampilan praktis
בִּינָה
binah · memiliki pengertian
kemampuan untuk memahami atau membedakan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Asyur percaya diri pada kekuatan, hikmat, dan pengertiannya sendiri, padahal semuanya berasal dari Tuhan. Ini mengingatkan kita bahwa kesombongan sering kali melupakan sumber dari segala yang kita miliki.
Tahukah kamu
Raja Asyur yang Mungkin
Raja Asyur pada zaman ini kemungkinan adalah Sanherib, yang terkenal dengan kampanye militernya, tetapi juga dikenal karena catatan-catatan sejarahnya yang sombong.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:13
Amsal 16:18
Nasihat yang sama
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Daniel 4:30
Kesombongan raja
“Bukankah ini Babel yang besar itu yang aku dirikan menjadi kerajaan dengan kekuatanku?”
1 Korintus 4:7
Semua dari Tuhan
“Apakah yang engkau miliki yang tidak engkau terima?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 10:13
✕ Sering dikira
Menganggap Yesaya sedang mengutip perkataan setan atau roh jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perkataan manusia, yaitu raja Asyur, yang sombong.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa kesombongan hanya milik orang kafir.
✓ Yang sebenarnya
Umat Tuhan pun bisa menjadi sombong, seperti yang terjadi pada Israel.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 10:13
Ketika kita mencapai sesuatu, mudah untuk merasa bahwa itu semua karena usaha kita sendiri. Renungkan: apakah kita sudah mengakui peran Tuhan dalam setiap keberhasilan? Hati yang sombong melupakan ketergantungan pada Allah.
Tuhan, ajar aku untuk rendah hati dan selalu mengingat bahwa semua yang kumiliki berasal dari-Mu. Amin.