Asyur, rotan murka Allah

Yesaya 10:5

Celakalah Asyur, Alat Murka Allah

“Celakalah Asyur, rotan murka-Ku! Tongkat di tangannya adalah amarah-Ku!

Yesaya 10:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 10:5?

Tuhan menyebut Asyur sebagai alat murka-Nya, seperti tongkat untuk menghajar umat yang munafik. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memakai bangsa asing untuk mendisiplinkan umat-Nya.

Latar belakang

Celakalah Asyur, Alat Murka

TUHAN menyebut Asyur sebagai 'rotan murka-Ku' dan 'tongkat amarah-Ku'. Ia memakai Asyur sebagai alat untuk menghukum umat-Nya yang munafik.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan kenabian

Kapan

~700 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Kebinasaan Asyur
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman dalam penglihatan

Y

Kepada

Yesaya

Nabi yang menyampaikan firman TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֵׁבֶט

shevet · rotan

tongkat, gada, atau alat hukuman

אַפִּי

'appi · murka-Ku

amarah-Ku, yang dipakai sebagai alat

זַעְמִי

za'mi · amarah-Ku

kemarahan, sering kali mengarah pada tindakan penghukuman

Asyur bukan hanya sekadar kekuatan politik, tetapi alat yang dipakai Allah. Kata-kata ini menunjukkan kedaulatan Allah atas bangsa-bangsa.

Tahukah kamu

Rotan dan Tongkat

Rotan adalah tongkat kayu atau cambuk yang digunakan untuk menghukum, melambangkan kekuasaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 10:5

✕  Sering dikira

Mengira Asyur dipakai Allah berarti mereka dibenarkan.

✓  Yang sebenarnya

Asyur tetap akan dihukum karena kesombongan mereka.

✕  Sering dikira

Mengira 'rotan murka' berarti Allah marah tanpa alasan.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons terhadap dosa Israel.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 10:5

Terkadang Tuhan memakai situasi yang tidak nyaman untuk menegur kita. Daripada menyalahkan keadaan, mari bertanya apa yang Tuhan mau ajarkan.

Tuhan, ajari aku melihat tangan-Mu dalam setiap peristiwa, dan berikan hati yang mau bertobat. Amin.