Serakah seperti Mengambil Telur

Yesaya 10:14

Celakanya Asyur dan Janji untuk Sisa Israel

Tanganku telah meraih kekayaan bangsa-bangsa seperti meraih sebuah sarang. Seperti orang mengumpulkan telur-telur yang ditinggalkan, demikianlah aku mengumpulkan seluruh bumi. Tidak ada yang mengepak-ngepakkan sayap, membuka paruhnya ataupun mencicit.

Yesaya 10:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 10:14?

Asyur menggambarkan penaklukannya seperti mengambil telur dari sarang burung; tidak ada yang berani melawan. Ia merasa begitu kuat sehingga tidak ada yang bisa menghalanginya. Ini menunjukkan arogansi yang berlebihan dari seorang penguasa yang lupa bahwa Allah yang menentukan batas kekuasaan.

Latar belakang

Metafora Sarang Burung

Yesaya menggambarkan bagaimana Asyur merampas kekayaan bangsa-bangsa seperti seseorang yang dengan mudah mengambil telur dari sarang burung. Tidak ada yang berani melawan atau menghalangi.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, mungkin di kota Yerusalem

Kapan

~700 SM

Periode kerajaan-kerajaan terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur meningkat
Pengepungan Yerusalem oleh Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani di Yehuda, ~700 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang hidup dalam ketakutan akan Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קֵן

ken · sarang

tempat tinggal burung, sarang

אָסַף

asaf · mengumpulkan

mengumpulkan, memungut

נָדַד

nadad · mengepak-ngepakkan

terbang, mengembara, mengepakkan sayap

Ketiga kata ini menekankan betapa mudahnya Asyur mengambil semuanya tanpa perlawanan, seperti memungut telur. Ini menunjukkan bahwa jarahan itu datang dari Tuhan, bukan dari kekuatan mereka sendiri.

Tahukah kamu

Sarang Burung sebagai Simbol

Di Timur Dekat kuno, sarang burung melambangkan sesuatu yang mudah diambil dan tidak berdaya, menunjukkan betapa mudahnya Asyur menjarah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 10:14

✕  Sering dikira

Menganggap metafora ini berarti Asyur tidak akan dihukum.

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, ini menunjukkan kesombongan mereka yang akan dihukum.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa bangsa-bangsa tidak berdaya karena Tuhan tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan mengizinkan ini sebagai hukuman, tetapi akan membalaskannya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 10:14

Apakah kita merasa tidak terkalahkan dalam karier, keuangan, atau hubungan? Kekuatan yang kita miliki adalah titipan Tuhan. Jangan sampai kita menjadi sombong dan lupa bahwa ada otoritas yang lebih tinggi.

Ya Allah, jagalah hatiku dari kesombongan, dan ingatkan aku bahwa segala keberhasilanku adalah anugerah-Mu. Amin.