Pujian sang kekasih

Kidung Agung 4:1-15

Pengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan

1Lihat, cantiknya engkau, kekasihku! Lihat, cantiknya engkau! Matamu bagaikan merpati di balik cadarmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang menuruni Gunung Gilead. 2Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru digunting, yang keluar dari pencuciannya. Semuanya itu beranak kembar, dan tidak satu pun dari mereka kehilangan anaknya. 3Bibirmu bagaikan seutas tali kirmizi, dan mulutmu itu elok. Pelipismu bagaikan irisan-irisan buah delima di balik cadarmu. 4Lehermu bagaikan menara Daud, yang dibangun dalam barisan-barisan batu, yang padanya bergantungan seribu perisai, semuanya perisai orang-orang perkasa. 5Kedua buah dadamu bagaikan dua anak rusa, anak kembar kijang, yang merumput di antara bunga-bunga bakung. 6Sampai siang hari berembus, dan bayang-bayang menghilang, aku akan pergi ke gunung mur, dan ke bukit kemenyan. 7Engkau cantik seutuhnya, kekasihku. Tidak ada cacat padamu. 8Datanglah bersamaku dari Lebanon, pengantin perempuanku, bersamaku dari Lebanon. Pandanglah dari Puncak Amana, dari Puncak Senir dan Hermon, dari sarang-sarang singa, dan dari bukit-bukit macan tutul. 9Engkau telah mencuri hatiku, dindaku, pengantin perempuanku. Engkau telah mencuri hatiku dengan sekejapan matamu, dengan seuntai kalung di lehermu. 10Betapa indahnya cintamu, dindaku, pengantin perempuanku! Betapa lebih baik cintamu daripada anggur, dan keharuman minyakmu melebihi segala jenis rempah-rempah! 11Bibirmu meneteskan madu murni, pengantin perempuanku. Madu dan susu ada di bawah lidahmu. Keharuman pakaianmu seperti aroma Lebanon. 12Dindaku, pengantin perempuanku, adalah taman yang terkunci, mata air yang terkunci, air mancur yang termeterai. 13Tunas-tunasmu bagaikan kebun buah delima dengan buah-buahnya terbaik, bunga pacar dan narwastu, 14narwastu dan kunyit, tebu dan kayu manis, dengan segala jenis pohon kemenyan, mur, dan gaharu, dengan segala jenis rempah-rempah terpilih. 15Engkau bagaikan mata air taman, sumur air hidup, yang mengalir dari Lebanon.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Pujian atas kecantikan

Pria memuji kecantikan wanita dengan metafora puitis. Dia melihat matanya seperti merpati di balik cadar, dan rambutnya seperti kawanan kambing yang turun dari Gunung Gilead.

Di mana

Yerusalem

Kamar istana atau taman

Kapan

~950 SM

Masa kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertemuan di taman
Pernikahan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pria (Salomo)

Raja Salomo, ~30 tahun, jatuh cinta

W

Kepada

Wanita Sulam

Kekasih Salomo, gadis desa

Arti tiap ayat

Penjelasan Kidung Agung 4:1-15 Ayat per Ayat

Kidung Agung 4:1

Ayat ini adalah pujian si pria kepada kekasihnya, mengagumi kecantikannya. Metafora seperti mata merpati dan rambut seperti kawanan kambing menggambarkan keindahan dan keanggunan, mungkin juga kemurnian dan vitalitas.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:2

Gambaran gigi yang putih bersih seperti domba yang baru dicukur melambangkan kesempurnaan dan kebersihan fisik. Ini adalah bagian dari pujian puitis yang menggambarkan kecantikan ideal.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:3

Bibir merah seperti tali kirmizi dan pelipis seperti buah delima menunjukkan keindahan yang memikat. Ini adalah bagian dari penggambaran sensual yang merayakan ketertarikan fisik antara dua kekasih.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:4

Leher yang seperti menara Daud dengan perisai melambangkan kekuatan, keanggunan, dan martabat. Ini adalah pujian yang mengagungkan keteguhan dan keindahan karakter.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:5

Perumpamaan dua anak rusa untuk menggambarkan keindahan dan kelembutan bagian tubuh wanita, menekankan simetri dan daya tarik. Ini adalah bahasa puitis yang merayakan karunia tubuh.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:6

Si pria berjanji untuk pergi ke gunung mur dan bukit kemenyan sampai pagi tiba. Ini bisa diartikan sebagai kerinduan untuk keintiman dan pengabdian yang mendalam, mungkin bermakna simbolis dari penyembahan dan cinta…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:7

Ayat ini menegaskan keindahan dan kesempurnaan mempelai wanita di mata mempelai laki-laki. Kalimat 'Engkau cantik seutuhnya' menunjukkan kekaguman total tanpa cela. Ini adalah puncak pujian yang menggambarkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:8

Mempelai laki-laki mengajak mempelai wanita untuk datang bersama dari Lebanon, tempat yang jauh dan megah. Puncak Amana, Senir, dan Hermon adalah gunung-gunung yang menjulang. Ini menggambarkan panggilan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:9

Mempelai laki-laki berkata bahwa hatinya dicuri oleh mempelai wanita hanya dengan sekali pandang dan seuntai kalung. Ini menggambarkan daya tarik yang kuat dan tak terlawan. 'Mencuri hati' menunjukkan pengaruh mendalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:10

Cinta mempelai wanita dinilai lebih baik daripada anggur, dan keharuman minyaknya melebihi rempah-rempah. Ini adalah metafora untuk keintiman yang bernilai tinggi dan memikat. Kasih yang tulus lebih memuaskan daripada…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:11

Bibirmu meneteskan madu, dan madu serta susu ada di bawah lidahmu, menggambarkan perkataan yang manis dan menyehatkan. Keharuman pakaian seperti aroma Lebanon menambah kesan memikat. Ini melambangkan kata-kata yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:12

Mempelai wanita digambarkan sebagai taman terkunci, mata air yang termeterai. Ini menekankan eksklusivitas dan kesucian hubungan. Taman yang terkunci berarti akses hanya bagi yang berhak, menggambarkan kesetiaan dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:13

Ayat ini menggambarkan kekasih sebagai taman yang indah dan subur, dengan tunas-tunas seperti kebun buah delima yang menghasilkan buah terbaik, serta bunga pacar dan narwastu yang harum. Ini melambangkan kecantikan,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:14

Ayat ini mendaftar berbagai rempah-rempah dan wewangian yang mahal dan langka, seperti narwastu, kunyit, tebu, kayu manis, mur, dan gaharu. Semua ini melambangkan kekayaan, kemewahan, dan keunikan dari kasih yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 4:15

Ayat ini menggambarkan kekasih sebagai mata air taman, sumur air hidup yang mengalir dari Lebanon. Air melambangkan kehidupan, kesegaran, dan kemurnian, menunjukkan bahwa sang kekasih adalah sumber kehidupan dan berkat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kidung Agung 4 selengkapnya