Pujian sang kekasih
Kidung Agung 4:1-15
Pengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pujian atas kecantikan
Pria memuji kecantikan wanita dengan metafora puitis. Dia melihat matanya seperti merpati di balik cadar, dan rambutnya seperti kawanan kambing yang turun dari Gunung Gilead.
Di mana
Yerusalem
Kamar istana atau taman
Kapan
~950 SM
Masa kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Pria (Salomo)
Raja Salomo, ~30 tahun, jatuh cinta
Kepada
Wanita Sulam
Kekasih Salomo, gadis desa
Arti tiap ayat
Penjelasan Kidung Agung 4:1-15 Ayat per Ayat
Kidung Agung 4:1
Ayat ini adalah pujian si pria kepada kekasihnya, mengagumi kecantikannya. Metafora seperti mata merpati dan rambut seperti kawanan kambing menggambarkan keindahan dan keanggunan, mungkin juga kemurnian dan vitalitas.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:2
Gambaran gigi yang putih bersih seperti domba yang baru dicukur melambangkan kesempurnaan dan kebersihan fisik. Ini adalah bagian dari pujian puitis yang menggambarkan kecantikan ideal.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:3
Bibir merah seperti tali kirmizi dan pelipis seperti buah delima menunjukkan keindahan yang memikat. Ini adalah bagian dari penggambaran sensual yang merayakan ketertarikan fisik antara dua kekasih.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:4
Leher yang seperti menara Daud dengan perisai melambangkan kekuatan, keanggunan, dan martabat. Ini adalah pujian yang mengagungkan keteguhan dan keindahan karakter.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:5
Perumpamaan dua anak rusa untuk menggambarkan keindahan dan kelembutan bagian tubuh wanita, menekankan simetri dan daya tarik. Ini adalah bahasa puitis yang merayakan karunia tubuh.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:6
Si pria berjanji untuk pergi ke gunung mur dan bukit kemenyan sampai pagi tiba. Ini bisa diartikan sebagai kerinduan untuk keintiman dan pengabdian yang mendalam, mungkin bermakna simbolis dari penyembahan dan cinta…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:7
Ayat ini menegaskan keindahan dan kesempurnaan mempelai wanita di mata mempelai laki-laki. Kalimat 'Engkau cantik seutuhnya' menunjukkan kekaguman total tanpa cela. Ini adalah puncak pujian yang menggambarkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:8
Mempelai laki-laki mengajak mempelai wanita untuk datang bersama dari Lebanon, tempat yang jauh dan megah. Puncak Amana, Senir, dan Hermon adalah gunung-gunung yang menjulang. Ini menggambarkan panggilan untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:9
Mempelai laki-laki berkata bahwa hatinya dicuri oleh mempelai wanita hanya dengan sekali pandang dan seuntai kalung. Ini menggambarkan daya tarik yang kuat dan tak terlawan. 'Mencuri hati' menunjukkan pengaruh mendalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:10
Cinta mempelai wanita dinilai lebih baik daripada anggur, dan keharuman minyaknya melebihi rempah-rempah. Ini adalah metafora untuk keintiman yang bernilai tinggi dan memikat. Kasih yang tulus lebih memuaskan daripada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:11
Bibirmu meneteskan madu, dan madu serta susu ada di bawah lidahmu, menggambarkan perkataan yang manis dan menyehatkan. Keharuman pakaian seperti aroma Lebanon menambah kesan memikat. Ini melambangkan kata-kata yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:12
Mempelai wanita digambarkan sebagai taman terkunci, mata air yang termeterai. Ini menekankan eksklusivitas dan kesucian hubungan. Taman yang terkunci berarti akses hanya bagi yang berhak, menggambarkan kesetiaan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:13
Ayat ini menggambarkan kekasih sebagai taman yang indah dan subur, dengan tunas-tunas seperti kebun buah delima yang menghasilkan buah terbaik, serta bunga pacar dan narwastu yang harum. Ini melambangkan kecantikan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:14
Ayat ini mendaftar berbagai rempah-rempah dan wewangian yang mahal dan langka, seperti narwastu, kunyit, tebu, kayu manis, mur, dan gaharu. Semua ini melambangkan kekayaan, kemewahan, dan keunikan dari kasih yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 4:15
Ayat ini menggambarkan kekasih sebagai mata air taman, sumur air hidup yang mengalir dari Lebanon. Air melambangkan kehidupan, kesegaran, dan kemurnian, menunjukkan bahwa sang kekasih adalah sumber kehidupan dan berkat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →