Keharuman Cinta yang Menutupi

Kidung Agung 4:11

Ode untuk Cinta yang Murni

PerikopPengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan · Kidung Agung 4:1-15 →
“Bibirmu meneteskan madu murni, pengantin perempuanku. Madu dan susu ada di bawah lidahmu. Keharuman pakaianmu seperti aroma Lebanon.”

Kidung Agung 4:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 4:11?

Bibirmu meneteskan madu, dan madu serta susu ada di bawah lidahmu, menggambarkan perkataan yang manis dan menyehatkan. Keharuman pakaian seperti aroma Lebanon menambah kesan memikat. Ini melambangkan kata-kata yang membangun dan kehadiran yang menyegarkan.

Latar belakang

Bibirmu Meneteskan Madu

Sang lelaki memuji kemurnian dan keselarasan dalam diri mempelainya, digambarkan dengan madu dan susu. Ini menyiratkan keindahan yang tidak hanya dapat dilihat, tetapi juga dirasakan.

Di mana

Yerusalem

Intim, suasana puitis yang mendalam

Kapan

~950 SM

Zaman keemasan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pujian sebelumnya
Undangan ke Lebanon
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lelaki (Solomon)

Raja muda, gembala, dan pujangga

M

Kepada

Mempelai Wanita

Wanita yang dicintai, calon istri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֹפֶת

nofet · madu

Madu yang menetes, lambang manisnya kata-kata

חָלָב

chalav · susu

Susu, simbol kesegaran dan kehidupan

רֵיחַ

re'ach · keharuman

Bau yang menyenangkan, kesan yang ditinggalkan

Madu dan susu menggambarkan hubungan yang penuh daya pikat dan menyehatkan. Keharuman yang disebut menunjukkan bahwa cinta ini meninggalkan kesan yang tahan lama.

Tahukah kamu

Aroma Lebanon

Aroma kayu aras dari Lebanon sangat terkenal pada zaman kuno. Pujian ini mungkin mengingatkan pada kemewahan dan kebaikan yang tidak tiruan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 4:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 4:11

✕  Sering dikira

Mengartikan ini hanya tentang kata-kata manis yang kosong.

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang ketulusan yang keluar dari dalam hati.

✕  Sering dikira

Menganggap 'keharuman' hanya sebagai wewangian fisik.

✓  Yang sebenarnya

Metafora untuk karakter yang baik.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 4:11

Perkataan kita memiliki kuasa untuk menyehatkan atau melukai. Pilihlah kata-kata yang manis seperti madu untuk pasangan atau sesama, yang membangun dan membawa kebaikan.

Ya Tuhan, kendalikan lidahku agar perkataanku selalu manis dan membawa kehidupan. Amin.