Buah dada bagai anak rusa
Kidung Agung 4:5
Metafora cinta yang romantis
PerikopPengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan · Kidung Agung 4:1-15 →“Kedua buah dadamu bagaikan dua anak rusa, anak kembar kijang, yang merumput di antara bunga-bunga bakung.”Kidung Agung 4:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.”Kidung Agung 4:5 · TB
Terjemahan Baru
“Buah dadamu laksana dua anak rusa, anak kembar kijang yang tengah merumput di antara bunga-bunga bakung.”Kidung Agung 4:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thy two breasts are like two young roes that are twins, which feed among the lilies.”Kidung Agung 4:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 4:5?
Perumpamaan dua anak rusa untuk menggambarkan keindahan dan kelembutan bagian tubuh wanita, menekankan simetri dan daya tarik. Ini adalah bahasa puitis yang merayakan karunia tubuh.
Latar belakang
Metafora kijang yang lembut
Pujian berlanjut dengan membandingkan buah dada mempelai perempuan dengan anak kijang yang merumput di antara bunga bakung. Ini gambaran kelembutan, kemurnian, dan keindahan alami.
Di mana
Yerusalem
Puisi, tidak spesifik lokasi
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Mempelai laki-laki
Kekasih, gembala muda, ~20-an tahun
Kepada
Mempelai perempuan
Kekasihnya, gadis desa, ~20-an tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צְבִי
tsevi · rusa
hewan yang lincah dan indah, sering dipakai sebagai kiasan kasih
עֹפֶר
ofer · anak
anak rusa atau kijang yang masih muda
שׁוֹשָׁן
shoshan · bakung
bunga yang harum, melambangkan keindahan
Kata-kata ini menunjukkan bahwa yang dipuji adalah keindahan yang polos, lincah, dan alami, bukan sesuatu yang dibuat-buat.
Tahukah kamu
Kijang punya kiasan cinta
Dalam sastra Timur Tengah kuno, kijang sering jadi simbol keindahan dan kelincahan, dan bunga bakung melambangkan kemurnian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 4:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 4:5
✕ Sering dikira
Membaca ini sebagai porno atau tidak senonoh.
✓ Yang sebenarnya
Ini puisi pernikahan yang sakral, memakai kiasan alam untuk merayakan tubuh pasangan secara murni.
✕ Sering dikira
Beranggapan ini hanya untuk suami-istri zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Teks ini tetap relevan sebagai pernyataan kasih yang saleh dalam pernikahan.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 4:5
Tubuh kita adalah karunia yang baik dari Tuhan, bukan untuk dieksploitasi tetapi untuk dihargai. Rasa syukur bisa diungkapkan dengan merawat tubuh dan menggunakannya sesuai kehendak Allah.
Terima kasih Tuhan untuk tubuh yang Kauberikan. Ajari aku untuk menghargai dan merawatnya sebagai bait Roh Kudus. Amin.