Bibir dan pelipis

Kidung Agung 4:3

Nyanyian cinta yang indah

PerikopPengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan · Kidung Agung 4:1-15 →
“Bibirmu bagaikan seutas tali kirmizi, dan mulutmu itu elok. Pelipismu bagaikan irisan-irisan buah delima di balik cadarmu.”

Kidung Agung 4:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 4:3?

Bibir merah seperti tali kirmizi dan pelipis seperti buah delima menunjukkan keindahan yang memikat. Ini adalah bagian dari penggambaran sensual yang merayakan ketertarikan fisik antara dua kekasih.

Latar belakang

Pujian bibir dan pelipis

Pria memuji bibir wanita seperti tali kirmizi, mulutnya elok, dan pelipisnya seperti irisan buah delima di balik cadar, menekankan keindahan dan daya tarik.

Di mana

Yerusalem

Kamar istana atau taman

Kapan

~950 SM

Masa kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pujian gigi
Pujian leher
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pria (Salomo)

Raja Salomo, ~30 tahun, jatuh cinta

W

Kepada

Wanita Sulam

Kekasih Salomo, gadis desa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שִׂפְתוֹתַיִךְ

siftotayikh · bibir

bibir-bibirmu

שָׁנִי

shani · kirmizi

benang merah, kain merah

רִמּוֹן

rimmon · delima

buah delima

Penggunaan 'kirmizi' dan 'delima' menunjukkan keindahan yang berharga dan hidup, melambangkan kehangatan dan vitalitas.

Tahukah kamu

Tali kirmizi

Kirmizi adalah warna merah tua yang mahal, melambangkan keindahan dan kemewahan, sering dipakai dalam pakaian raja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 4:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 4:3

✕  Sering dikira

Pelipis dianggap sebagai bagian wajah yang negatif.

✓  Yang sebenarnya

Delima melambangkan kesehatan dan kecantikan.

✕  Sering dikira

Pujian ini dianggap terlalu sensual.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah puisi cinta yang sah dalam konteks pernikahan.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 4:3

Ketertarikan fisik adalah anugerah Tuhan, namun perlu disalurkan dengan bijak dalam komitmen. Kita bisa merayakan keindahan pasangan sebagai ekspresi kasih yang sehat.

Tuhan, mampukan aku untuk menghargai keindahan dalam hubunganku dengan cara yang murni dan penuh hormat. Amin.