Gideon menyeberangi sungai Yordan
Hakim-hakim 8:4-21
Gideon Menangkap Dua Raja Midian
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Kejaran yang melelahkan
Gideon dan 300 orangnya menyeberangi Sungai Yordan, melanjutkan pengejaran terhadap raja-raja Midian yang melarikan diri. Mereka dalam keadaan lelah, tetapi tetap tekun mengejar.
Di mana
Sungai Yordan
Sungai Yordan di perbatasan timur Israel
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator Kitab Hakim-hakim
Penyusun kisah Israel, ~1000 SM
Kepada
Pembaca Alkitab
Semua yang membaca kisah ini
Arti tiap ayat
Penjelasan Hakim-hakim 8:4-21 Ayat per Ayat
Hakim-hakim 8:4
Gideon dan 300 orangnya menyeberangi Sungai Yordan untuk mengejar raja Midian. Meskipun lelah, mereka tetap melanjutkan misi, menunjukkan ketekunan dan dedikasi dalam menyelesaikan tugas yang diberikan Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:5
Gideon meminta roti kepada penduduk Sukot untuk tentaranya yang lelah, menunjukkan kebutuhan akan dukungan dari sesama Israel dalam perjuangan melawan musuh. Ini adalah permintaan yang wajar dan layak ditolong.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:6
Para pemimpin Sukot menolak memberi roti dengan alasan Gideon belum menang. Mereka meragukan bahwa Gideon akan berhasil, menunjukkan kurangnya iman dan solidaritas sesama Israel di saat genting.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:7
Gideon memperingatkan bahwa jika Tuhan menyerahkan musuh ke dalam tangannya, ia akan menghukum para pemimpin Sukot dengan duri dan onak karena mereka menolak memberi roti kepada pasukannya yang lelah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:8
Gideon melanjutkan perjalanannya ke Pnuel, tetapi penduduk Pnuel juga menolak memberinya makanan, sama seperti yang dilakukan orang Sukot.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:9
Gideon menyatakan bahwa jika ia kembali dengan selamat, ia akan merobohkan menara Pnuel sebagai akibat dari penolakan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:10
Zebah dan Salmuna, raja-raja Midian, berada di Karkor dengan sisa pasukan berjumlah 15.000 orang, karena 120.000 prajurit lainnya telah tewas.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:11
Gideon menyerang pasukan Midian dari arah timur Nobah dan Yogbeha, mengejutkan mereka saat mereka merasa aman, dan mengalahkan mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:12
Zebah dan Salmuna melarikan diri, tetapi Gideon mengejar dan menangkap mereka, menyebabkan seluruh pasukan mereka menjadi gemetar ketakutan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:13
Setelah menangkap raja-raja Midian, Gideon kembali dari medan perang melalui jalur pendakian Heres. Ayat ini menandai perjalanan pulangnya, menegaskan bahwa kemenangan yang diperoleh adalah karena Tuhan, bukan karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:14
Gideon menangkap seorang pemuda dari Sukot dan menyuruhnya menuliskan nama-nama pemimpin dan tua-tua Sukot, yang berjumlah tujuh puluh tujuh orang. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa ia tidak salah sasaran dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:15
Gideon datang kepada orang-orang Sukot dan menunjukkan Zebah dan Salmuna, membuktikan bahwa ia memang telah menangkap mereka. Ia menegur mereka karena telah meragukan kemampuannya dan menolak memberikan roti kepada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:16
Gideon menghukum para tua-tua Sukot dengan duri dan onak dari padang belantara sebagai pembalasan atas penolakan mereka. Ini menunjukkan bahwa konsekuensi dari sikap tidak mau membantu bisa sangat menyakitkan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:17
Gideon merobohkan menara Pnuel dan membunuh orang-orang di kota itu sebagai pembalasan karena mereka juga menolak memberikan makanan, bahkan menantangnya. Ini adalah tindakan keras yang menunjukkan otoritas Gideon yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:18
Gideon bertanya kepada Zebah dan Salmuna tentang orang-orang yang mereka bunuh di Tabor. Mereka menjawab bahwa orang-orang itu mirip Gideon, seperti anak raja. Ini adalah pengakuan bahwa Gideon memiliki penampilan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:19
Gideon mengungkap bahwa Zebah dan Salmuna telah membunuh saudara-saudaranya, anak-anak dari ibunya sendiri. Ia bersumpah demi TUHAN bahwa jika mereka membiarkan saudara-saudaranya hidup, ia tidak akan membunuh mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:20
Gideon meminta anak sulungnya, Yeter, untuk membunuh kedua raja itu, tetapi Yeter masih muda dan takut, sehingga tidak menghunus pedangnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Hakim-hakim 8:21
Zebah dan Salmuna meminta Gideon sendiri yang membunuh mereka, karena mereka mengharapkan kematian dari orang yang setara. Gideon melakukannya dan mengambil perhiasan bulan-bulanan dari leher unta mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →