Konfrontasi di Sukot

Hakim-hakim 8:15

Gideon dan Kejatuhan yang Menyusul

Gideon pergi kepada orang-orang Sukot dan berkata, “Inilah Zebah dan Salmuna, yang karenanya kamu telah mencela aku dengan berkata, ‘Sudahkah Zebah dan Salmuna berada di tanganmu sehingga kami harus memberi roti kepada orang-orangmu yang lelah itu?’”

Hakim-hakim 8:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 8:15?

Gideon datang kepada orang-orang Sukot dan menunjukkan Zebah dan Salmuna, membuktikan bahwa ia memang telah menangkap mereka. Ia menegur mereka karena telah meragukan kemampuannya dan menolak memberikan roti kepada pasukannya yang lelah.

Latar belakang

Menagih Janji

Gideon menunjukkan Zebah dan Salmuna sebagai bukti bahwa ia menangkap mereka. Ia mengingatkan orang Sukot bahwa mereka telah mencela dia dengan menolak memberi roti.

Di mana

Sukot

Di depan para pemimpin dan tua-tua kota

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Midian
Gideon menghajar tua-tua
Kamu di sini
G

Yang berbicara

Gideon

Hakim Israel, mantan petani, dipanggil Tuhan

O

Kepada

Orang-orang Sukot

Penduduk yang menolak memberi roti

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָרַף

charaph · mencela

menghina, mencela, menantang

עָיֵף

ayef · lelah

lelah, letih

נָתַן

natan · memberi

memberi, memberikan

Kata 'charaph' untuk mencela juga bisa berarti 'menantang'; orang Sukot tidak hanya pelit, tetapi meragukan Gideon dan Tuhan. 'Lelah' dan 'memberi' mengingatkan bahwa mereka gagal menunjukkan kemurahan pada saat dibutuhkan, dan sekarang harus menuai akibatnya.

Tahukah kamu

Bukti Kemenangan

Raja yang tertangkap adalah bukti nyata; Gideon tidak perlu berargumentasi panjang, karena kehadiran mereka saja sudah cukup untuk membungkam orang Sukot.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:15

✕  Sering dikira

Gideon marah karena dendam pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah penolakan terhadap pasukan Tuhan; ini lebih dari sekadar sakit hati.

✕  Sering dikira

Orang Sukot berhak menolak karena mereka tidak yakin Gideon akan menang.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah bagian dari Israel dan seharusnya mendukung, bukan meragukan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 8:15

Perkataan kita bisa menyakiti orang lain. Waspadalah terhadap sikap meremehkan atau meragukan orang lain, karena itu bisa berakibat buruk.

Tuhan, jagalah lidahku agar tidak meremehkan orang lain, dan beri aku hati yang mau membantu mereka yang membutuhkan. Amin.