Menangkap Pemuda Sukot

Hakim-hakim 8:14

Gideon dan Kejatuhan yang Menyusul

Dia menangkap seorang muda penduduk dari Sukot dan menanyainya. Orang itu menuliskan kepada Gideon, nama para pemimpin dan para tua-tua Sukot, yaitu tujuh puluh tujuh orang banyaknya.

Hakim-hakim 8:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 8:14?

Gideon menangkap seorang pemuda dari Sukot dan menyuruhnya menuliskan nama-nama pemimpin dan tua-tua Sukot, yang berjumlah tujuh puluh tujuh orang. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa ia tidak salah sasaran dalam menghukum mereka yang menolak memberi makanan.

Latar belakang

Mencari Daftar Nama

Gideon menangkap seorang pemuda dari Sukot dan menanyainya untuk mendapatkan nama para pemimpin dan tua-tua kota itu. Pemuda itu menuliskan 77 nama, menunjukkan bahwa Sukot adalah kota yang cukup besar.

Di mana

Sukot (sekitar lembah Yordan)

Di kota Sukot atau sekitarnya

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Midian
Gideon menghajar tua-tua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Hakim-hakim

Sejarawan/orang percaya yang mencatat siklus Israel

P

Kepada

Pembaca kitab Hakim-him

Orang Israel yang perlu mengingat karya Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נַעַר

na'ar · muda

anak laki-laki, pelayan, pemuda

כָּתַב

katav · menuliskan

menulis, mencatat

זָקֵן

zaqen · tua-tua

orang tua, penatua, pemimpin

Kata 'na'ar' untuk pemuda menunjukkan ia mungkin masih muda dan rendah, tetapi ia bisa menulis—bukti literasi tidak hanya untuk orang tua. 'Tua-tua' menunjukkan struktur pemerintahan, dan Gideon memanfaatkan informasi ini untuk menghukum mereka secara adil.

Tahukah kamu

Menulis di Zaman Itu

Meskipun kita mungkin membayangkan zaman kuno sebagai masa lisan, kemampuan menulis sudah umum di kalangan elit dan pemuda terdidik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:14

✕  Sering dikira

Pemuda itu menulis daftar nama karena dia satu-satunya yang bisa menulis.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menunjukkan itu; dia mungkin hanya yang kebetulan ditangkap dan mampu menulis.

✕  Sering dikira

Gideon memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk membuktikan diri.

✓  Yang sebenarnya

Ini taktik interogasi: mendapatkan informasi untuk pembalasan, bukan membangun karier pemuda itu.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 8:14

Ketika kita menghadapi konflik, penting untuk mencari kebenaran dan tidak bertindak berdasarkan emosi sesaat. Gideon memverifikasi fakta terlebih dahulu sebelum bertindak.

Bapa, berikan aku kebijaksanaan untuk memeriksa fakta dan bertindak dengan bijaksana dalam setiap situasi, bukan terburu-buru. Amin.