Anak Muda Gagal Mengambil Pedang
Hakim-hakim 8:20
Gideon: Pahlawan yang Jatuh ke dalam Perangkap
PerikopGideon Menangkap Dua Raja Midian · Hakim-hakim 8:4-21 →“Dia berkata kepada Yeter, anak sulungnya, “Bangunlah, bunuhlah mereka!” Akan tetapi, orang muda itu tidak menghunus pedangnya, sebab dia masih muda.”Hakim-hakim 8:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Katanya kepada Yeter, anak sulungnya: "Bangunlah, bunuhlah mereka." Tetapi orang muda itu tidak menghunus pedangnya, karena ia takut, sebab ia masih muda.”Hakim-hakim 8:20 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu kata Gideon kepada Yeter, anak sulungnya, "Bunuhlah mereka!" Tetapi Yeter masih muda. Jadi, ia takut sehingga ia tidak mencabut pedangnya untuk membunuh.”Hakim-hakim 8:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Gideon menyuruh Yeter, anak sulungnya, “Bunuh dua orang ini!” Tetapi Yeter takut untuk menarik pedangnya, karena dia masih muda.”Hakim-hakim 8:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto Jether his firstborn, Up, and slay them. But the youth drew not his sword: for he feared, because he was yet a youth.”Hakim-hakim 8:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 8:20?
Gideon meminta anak sulungnya, Yeter, untuk membunuh kedua raja itu, tetapi Yeter masih muda dan takut, sehingga tidak menghunus pedangnya.
Latar belakang
Perintah yang Tidak Terlaksana
Gideon memerintahkan Yeter untuk membunuh kedua raja, tetapi Yeter takut karena masih muda. Ini menunjukkan keengganan anak itu untuk melakukan eksekusi, yang kemudian memaksa Gideon sendiri yang melakukannya.
Di mana
Sukot
Di tempat tawanan, di depan umum
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Gideon
Hakim Israel yang berani namun kecewa
Kepada
Yeter
Anak sulung Gideon yang masih muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוּם
qum · bangunlah
bangkit, berdiri untuk bertindak
הָרַג
harag · bunuhlah
membunuh, membantai
נַעַר
na'ar · muda
pemuda, pelayan, orang muda
Kata 'bangun' dan 'bunuh' menunjukkan perintah tegas, tetapi 'muda' menyoroti ketidakmampuan atau ketakutan Yeter. Ini mengingatkan bahwa usia dan pengalaman memengaruhi keberanian.
Tahukah kamu
Eksekusi di zaman kuno
Dalam kebudayaan Timur Dekat kuno, eksekusi sering dilakukan oleh kerabat korban sebagai bentuk balas dendam. Namun, seorang anak muda mungkin belum dianggap layak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:20
✕ Sering dikira
Yeter pengecut dan tidak taat.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan untuk membunuh adalah hal wajar, terutama bagi anak muda; bukan selalu soal ketidaktaatan.
✕ Sering dikira
Gideon kejam menyuruh anaknya membunuh.
✓ Yang sebenarnya
Melibatkan anak dalam eksekusi adalah bagian dari tradisi balas dendam keluarga, meski sulit diterima secara modern.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 8:20
Terkadang kita merasa belum siap untuk tugas besar. Namun, Tuhan dapat memakai kita sesuai kesiapan dan waktu-Nya.
Tuhan, beri kami keberanian untuk melangkah dalam tugas-Mu, meski kami merasa kecil atau muda. Amin.